Rekomendasi

Era Digital Disruption Perguruan Tinggi Dituntut Kreatif

Kamis, 15 Februari 2018 : 22.59
Seminar The Important Of English Competence To Face The 4th Industrial Revolution di kampus Univet Bantara dengan pembicara Jonathan Rante Carreon dari Huachiew Chalermprakiet University, Thailand (Sapto Nugroho/hariankota)
SUKOHARJO - Dunia pendidikan tinggi Indonesia sedang memasuki fase keterkejutan digital atau era digital disruption. Mahasiswa yang lahir di era ini, memiliki budaya yang sangat berbeda dengan generasi yang lebih lama.

Di zaman ini, hanya bermodal gadget mereka lebih memiliki akses terhadap informasi, jaringan yang mendunia, dan mampu lebih update dari dosennya. Tidak ada sekat penghalang yang membatasi.

Hal itu dikatakan Jonathan Rante Carreon dari Huachiew Chalermprakiet University, Thailand saat hadir sebagai pembicara dalam seminar yang bertema The Important Of English Competence To Face The 4th Industrial Revolution di kampus Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo, Kamis, (15/2/2018).

"Sekarang, orang hanya duduk sambil memegang gadget sudah bisa melakukan banyak hal. Mulai belanja hingga menjalankan bisnis secara online," ujarnya. Maka tak mengherankan jika ada orang bisa meraih gelar dari Perguruan Tinggi luar negeri tanpa harus bersusah payah hadir di perkuliahan bertemu dosen pengajarnya.

"Agar tak ditinggalkan mahasiswa. Dalam menghadapi era digital disruption ini, kampus harus kreatif dan membiasakan berdialog menggunakan bahasa sosial media untuk menguasai era digital," katanya.

Kuncinya, selain mengikuti perkembangan teknologi, kampus juga harus bisa menawarkan apa yang tidak bisa ditawarkan oleh pembelajaran-pembelajaran dengan sistem online tersebut.

Sebelumnya, Rektor Univet Bantara, Ali Mursyid menyampaikan, untuk menghadapi era digital disruption, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah. Salah satunya mendorong kepada dosen-dosen muda menempuh pendidikan S3 melalui program Univet mencari Doktor.

"Sedang untuk penguasaan IT, kami tidak terlalu khawatir karena di sini banyak dosen muda yang sudah familiar dengan teknologi semacam itu," tandasnya. (Sapto Nugroho/Dwi Indah)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners