Rekomendasi

Ganjar Himbau Pilgub Jateng Tidak Dikotori Berita Fitnah dan Hoax

Minggu, 11 Februari 2018 : 01.06
SUKOHARJO - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang juga petahana dalam Pilgub Jateng 2018 yang kembali dijagokan PDI Perjuangan menghimbau agar jalannya kampanye tidak di kotori dengan menyerang dirinya menggunakan media sosial (medsos) menyebarkan berita hoax atau kampanye hitam.

Kepada awak media, di temui disela kegiatan penghijauan "Go Green Campus ' di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Kartasura, Sabtu (10/2/2018), Ganjar mengakui saat ini ada pihak-pihak yang berupaya menjatuhkan kredebilitasnya melalui medsos dikaitkan dengan kasus e-KTP.

"Saya hanya mengingatkan untuk tidak menebar berita-berita bohong di internet karena bisa dijerat dengan Undang-undang ITE. Saya sudah ada tim khusus untuk mengawasinya. Selain itu dari kepolisian juga mengawasi," katanytersangk pun berharap dari ajang demokrasi pilgub Jawa Tengah ini masyarakat bisa teredukasi, adem ayem tanpa dinodai berita fitnah.

“Pilkada kan sudah sering, nggak perlu pakai fitnah, hoax dan sara. Saya dengan mitra tanding (Sudirman Said) berkawan baik. Dan saya siap debat dengan fair, tapi ada tempatnya kan,” ujarnya.

Sementara Ketua DPC PDI Perjuangan Sukoharjo, Wardoyo Wijaya menambahkan, terkait maraknya hoax yang menyerang figur Ganjar, dalam setiap kesempatan pihaknya selalu menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak mempercayainya.

"Kalau Pak Ganjar itu seorang koruptor, hari ini mesti sudah menjadi tersangka dan tidak mungkin parta-partai besar seperti PDIP, Demokrat, Nasdem mau mengusungnya. Mereka itu orang-orang pandai semua,” pungkasnya. (Sapto Nugroho/martin)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners