Rekomendasi

Jelang Vonis Kasus UII Jilid II: Majelis Hakim Diminta Gunakan Hati Nurani

Rabu, 07 Februari 2018 : 21.47
KARANGANYAR - Sidang kasus dugaan tindak kekerasan dan penganiayaan dalam kegiatan The Great Camp (TGC) Diksar Mapala UII, memasuki babak akhir. Sidang dengan agenda pembacaan vonis majelis hakim, rencananya akan digelar pada hari Kamis (8/2) dengan terdakwa TN, HS, TAR, DK, NAI dan RF.

Penasehat hukum para terdakwa, Achiel Suyanto, ketika dihubungi hariankota.com, melalui telepon selularnya, meminta kepada majelis hakim agar menggunakan hati nurani ketika menjatuhkan hukuman kepada para terdakwa.

Menurut Achiel Suyanto, dalam menjatuhkan putusan terhadap kliennya, majelis hakim diharapkan memutuskan sesuai dengan fakta hokum yang ada dalam persidangan dan bukan berdasarkan asumsi.

“Kami berharap, majelis hakim memberikan keputusan yag seadil-adilnya berasarkan pada fakta yang ada di persidangan, dan bukan berdasarkan asumsi,” kata Achiel Suyanto, Rabu (7/2/2018).

Sebelumnya, dalam sidang yang berlangsung lebih dari emoat bulan tersebut, jaksa penuntut umum (JPU) menyatakan bahwa enam terdakwa denegan pasal 351 ayat 1 dan 3 jo pasal 55 ayat 1 ke 1, yang merupakan dakwaan alternative. Seluruh perbuatan para terdakwa telah memenuhi unsur pidana.

Dalam tuntutannya, JPU menuntut terdakwa dengan hukuman bervariasi, masing-masing, terhadap TN, DK dan HAS selama 6 tahun penjara, terdakwa RF dan NA selama 5,6 tahun penjara dan TAR 4 tahun penjara.

Sebagaimana diketahui, kasus dugaan tindak kekerasan dan penganiayaan pelaksanaan TGC Diksar Mapala UII yang dilaksanakan di Dusun Tlogodlingo, Desa Gondosuli beberapa waktu lalu, menyebabkan tiga peserta meninggal dunia.

Pada saat awal proses penyelidikan dan penyidikan, Polres Karanganyar menetapkan dua orang tersangka, yakni Angga Septiawan dan M Wahyudi yang saat ini telah divonis penjara oleh PN Karanganayar.

Dari hasil penegembanagan penyidikan, Polres Karanganyar kembali menetapkan enam orang tersangka baru, yakni TN,HS,TAR,DK,RF dan NAI (wanita). (Iwan Iswanda/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya