Rekomendasi

Kasus Asusila Oknum Guru: Dewan Minta Dinas Pendidikan Bersikap Tegas

Kamis, 08 Februari 2018 : 19.30
Loading...
KARANGANYAR - Komisi D DPRD Karanganyar, meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, mengambil tindakan tegas terhadap oknum guru yang melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Hal tersebut ditegaskan ketua Komisi D DPRD Karanganyar, Endang Muryani, ketika dihubungi melalui telepon selularnya, Kamis (8/2/2018).

Menurut Endang, kasus pencabulan ini, jelas mencoreng dunia pendidikan di Karanganyar, untuk itu, tegas Endang, Dinas pendidikan harus memberikan sanksi tegas, agar kasus ini tidak terulang kembali.

“Ini sangat mencoreng dunia pendidikan di Karanganyar. Kami minta, Dinas Pendidikan segera mengambil tindakan tegas,” ujarnya. Dinas Pendidikan, lanjut Endang, harus lebih mengintensifkan pengawasan dan secara berkala memberikan pengarahan dan bimbingan kepada para pendidik di Karanganyar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidkan dan Kebudayaan Karanganyar, Tarsa, mengatakan, menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum. Setelah ditangani melalui proses hukum, menurut Tarsa, pihaknya baru akan memproses secara kedinasan.

“Kami meneyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada proses hukum. Terkait sanksi yang akan kami berikan, masih menunggu proses hukum,” jelasnya. Jika dalam proses hukum nanti, yang bersangkutan terbukti bersalah, lanjut Tarsa, maka langsung diproses secara kepegawaian.

“Sanksinya mulai sedang, berat sampai pemecatan tidak dengan hormat,” tandasnya.

Dinas pendidikan Karanganyar, masih menurut Tarsa, sangat prihatin dengan perilaku oknum pendidik tersebut. Pihaknya selama ini, selalu mengingatkan kepada para guru, untuk menjaga sikap dan perilaku dan menjadi contoh yang baik di tengah-tengah masyarakat.

“Soal pembinaan, kita selalu melakukan mas. Tapi masih saja terjadi,” pungkasnya.

Sebagaiman diberitakan sebelumnya, oknum guru yang berinisial ESA (57) salah satu sekolah negeri di Kecamatan Gondangrejo, melakukan persetubuhan dengan gadis di bawah umur dengan iming-iming akan diberikan sejumlah uang.

Akibatnya, korban yang berinisial S (16) yang merupakan mantan murid pelaku, melahirkan seorang bayi laki-laki. Saat ini, bayi mungil tersebut, dirawat salah satu perawat di Gondangrejo. (Iwan Iswanda/Gun)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners