Rekomendasi

Kyainya Dilecehkan, Ratusan Santri Demo DPRD Sampang

Rabu, 14 Februari 2018 : 22.40
Loading...
SAMPANG - Ratusan santri dengan mengenakan baju seragam warna putih menggelar unjuk rasa di depan kantor DPRD Sampang, menuntut agar anggota dewan menghargai ulama, Rabu (14/2/2018).

Kasus ini dipicu kedatangan para ulama ke kantor DPRD Sampang untuk menyampaikan aspirasinya, tapi tak ditemui para wakil rakyat.

Sebelum melakukan orasi, para demonstran membaca surat yasin, tahlil dan salawatan bersama-sama. Selanjutnya massa berorasi secara bergantian untuk menyampaikan aspirasinya.

Salah satu orator aksi, Abdul Jewed, menyampaikan sikap anggota DPRD Sampang sangat menyedihkan. Betapa tidak, ketika sejumlah kyai berencana datang untuk beraudensi dengan anggota dewan pada Jum'at lalu, tidak ada satupun anggota DPRD yang menemui bahkan yang menyambut para ulama hanya satpam.

"Mereka berjanji sendiri untuk audensi dengan sejumlah kyai, tetapi ketika kyai mendatangi kantor DPRD Sampang tidak ada satupun yang bisa menemui kyai, hal ini sebagai bentuk pelecehan terhadap kyai," jelasnya di depan kantor DPRD Sampang,Rabu (14/02/2018).

Peserta aksi lainnya, Mustofa Hasyim menambahkan, dirinya merasa sakit hati dan menyayangkan sikap anggota DPRD Sampang yang tidak menemui para ulama. Ia berharap kejadian itu tidak terulang kembali.

"Waktu itu sejumlah 30 ulama yang datang dari berbagai daerah Pulau Madura dengan meninggalkan kesibukannya untuk mendatangi DPRD Sampang, tetapi setelah datang tidak ada satupun yang menemui mereka," tambahnya.

Untuk diketahui kedatangan para ulama ke kantor DPRD Sampang guna meminta anggota DPRD Sampang ikut mendorong kepolisian menindak pelaku kasus pembunuhan seorang kyai di Desa Nanggasareh, Kecamatan Ketapang, Sampang.(mg20/gun)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners