Rekomendasi

Mendag: Bitcoin Bukan Alat Pembayaran Sah!

Rabu, 07 Februari 2018 : 22.32
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menilai langkah Bank Indonesia mengkaji penerbitan mata uang digital sangat tepat. Pasalnya, penggunaan mata uang digital seperti bitcoin bukanlah sebagai alat pembayaran.

Sebab, mata uang sebagai alat pembayaran yang sah itu haruslah nyata seperti mata uang umumnya. "Bitcoin bukan untuk alat pembayaran. Wujudnya juga tidak tahu," kata Enggartiasto, Rabu (7/2/2018).

Menurutnya sampai saat ini tidak ada otoritas yang menaungi bitcoin. Mata uang virtual ini juga tidak memiliki administrator resmi, underlying asset yang mendasari harganya, serta nilai perdagangan yang sangat fluktuatif sehingga rentan terhadap sejumlah risiko.

Risiko tersebut antara lain penggelembungan serta rawan dimanfaatkan untuk pencucian uang dan pendanaan terorisme. Padahal tranksasi mata uang digital bisa mencapai Rp 1 triliun per hari.

Karena itulah, pihaknya telah meminta pada Menko Perekonomian untuk mengambil tindakan tegas. "Ini (mata uang digital) tidak bisa kita diamkan. Saya sudah kirim surat ke Pak Menteri Koordinator Perekonomian untuk dimasukkan ke pembahasan rapat," ucap dia. (Rahayu)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners