Rekomendasi

Pemilu 2019, PKS Punya 9 Calon Presiden

Senin, 12 Februari 2018 : 22.55
YOGYAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah menjaring kader terbaik untuk dicalonkan sebagai calon presiden maupun wakil presiden pada pemilu 2019 nanti. Terdapat sembilan nama calon terbaik yang sudah ditetapkan Dewan Syuro PKS terkait Pilpres 2019 itu.

Sekretaris Fraksi PKS DPR RI Sukamta mengatakan ke-9 nama itu semua internal kader terbaik PKS. Sembilan kader itu mulai dari Anis Matta, Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, Irwan Prayitno, Muh. Sohibul Iman, Muzzamil, Tifatul Sembiring, Salim Segaf al Jufri dan Mardani Ali Sera.

"Sembilan nama itu semua kader terbaik PKS yang sudah diusulkan melalui rapat pimpinan Dewan Syuro," kata Sukamta pada wartawan dalam persiapan Pleno Istimewa ke-2 Fraksi PKS se-Indonesia mengusung tema "Rembug Legislator PKS Nasional dan Ngaji Budaya" di Yogyakarta, Senin (12/2/2018).

Ke sembilan kader itu nanti bisa saja diajukan sebagai calon presiden maupun calon wakil presiden. PKS tidak bisa mengusung sendiri bakal calon presiden tanpa koalisi dengan parpol lain. Untuk itu, PKS dipastikan dengan parpol lain guna mendapatkan tiket dalam mengusung bakal calon pemimpin negeri ini pada pemilu 2019 nanti.

"Pemilu 1999 lalu PKS pernah mengusung kader sendiri untuk cawapres. Kita juga akan usung kader terbaik pada pemilu 2019 nanti, ada sembilan nama yang sudah mengemuka," jelasnya.

Sukamta mengatakan dalam penjaringan capres-cawapres bagi PKS sangat penting dilakukan. Sebab, hal itu berdasarkan survei elektabilitas Jokowi yang kurang populer di mata masyarakat. Dia mengaku saat ini survei masih mengunggulkan Jokowi pada Pemilu 2019 mendatang.

"Sejumlah survei, jika dilakukan survei tertutup Jokowi unggul 60 persen. Namun, jika survei terbuka hanya 40 persen. Padahal kapasitasnya sebagai petahana," katanya.

Dia menjelaskan jika Jokowi disandingkan secara head to head dengan calon si A atau si B, hasilnya unggul 60 persen. Tapi jika terbuka, disandingkan dengan banyak nama berkisar 40-43 persen. "Artinya, kita butuh pemimpin baru," katanya.

Untuk persiapan Pilkada serentak 2018, PKS sudah memiliki berbagai strategi pemenangan. Pada Pilkada serentak 2016 lalu, PKS memenangi 40 persen. Sementara Pemilu 2018 ini ditarget 70 persen, baik calon yang diusung maupun didukung PKS.

Persiapan Pilkada serentak 2018 ini juga akan menjadi pembahasan di segmen khusus dalam acara Pleno Istimewa ke-2 Fraksi PKS se-Indonesia mengusung tema "Rembug Legislator PKS Nasional dan Ngaji Budaya".

Acara yang digelar Selasa - Kamis (13-16/2) di Alana Hotel ini akan dihadiri 1.228 legislator PKS baik DPR, DPRD provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia. (dab/irawan)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners