Rekomendasi

Polisi Lumpuhkan Pelaku Penyerangan Gereja di Sleman

Minggu, 11 Februari 2018 : 22.43
YOGYAKARTA - Aparat kepolisian terpaksa melakukan penembakan terhadap seorang pelaku penyerangan di Gereja St Lidwina, Trihanggo, Gamping, Sleman, pagi tadi. Pelaku yang merupakan pria asal Banyuwangi itu nekat akan melukai aparat yang berusaha mengamankannya.

Tembakan peringatan tidak dihiraukan sehingga petugas melumpuhkan dengan tembakan yang mengenai bagian perut. Setelah tersungkur, pelaku yang melengkapi diri dengan senjata tajam ini dilarikan ke rumah sakit Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

Sedikitnya ada tiga orang terluka akibat serangan pelaku yang membabi buta melakukan penyerangan saat umat kristiani hendak melakukan sembahyang. Ketiga korban itu mulai dari seorang pastur, pengurus gereja dan seorang jemaat yang hendak berdoa di gereja tersebut.

Kabag Humas Polda DIY AKBP Yulianto mengaku belum mengetahui motif dari serangan pagi tadi sekira pukul 07.30 WIB. Sebab, pelaku masih dalam perawatan tim medis sehingga belum bisa dimintai keterangan.

"Belum bisa disimpulkan apa motifnya," katanya pada wartawan, Minggu (11/2/2018). Begitu juga para korban yang tidak mengenal pelaku dan tidak mengetahui apa masalahnya. Mereka juga heran atas serangan yang dilakukan pelaku yang sempat membubarkan jemaah karena ketakutan.

Pelaku masuk gereja saat sedang ada doa. Para jemaah kalang kabut karena pelaku menenteng senjata tajam. Dia menuju arah depan dan langsung menyerang pastur yang tengah memimpin doa.

Sang pastur terluka pada bagian kepala akibat senjata tajam pelaku. Pelaku juga sempat mengayunkan senjata tajam mengenai kepala seorang jemaat. Dia juga sempat melukai pengurus gereja.

Mengetahui kondisi tidak wajar, warga menghubungi polisi setempat. Tak lama berselang, petugas datang dengan harapan mengamankan pelaku. Namun, upaya baik yang dilakukan polis agar pelaku menyerahkan diro tidak ditanggapi.

Celakanya, pelaku justru akan melukai petugas yang berusaha menenangkannya. Tak ingin terluka, terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan hingga jatuh ke lantai. (dab/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya