Rekomendasi

Sidang Perdana Dugaan Penyimpangan Edu Park, Terdakwa Terancam Lima Tahun Penjara

Rabu, 07 Februari 2018 : 21.19
KARANGANYAR - Sidang perdana kasus dugaan penyimpangan pengadaan pesawat untuk lokasi wisata edu park, digelar di pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Semarang dengan agenda pembacaan surat dakwaan dari tim jaksa penuntut umum (JPU) Karanganyar.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karanganyar, Suhartoyo, ketika dihubungi hariankota.com melalui telepon selularnya, Rabu (7/2/2018) mengatakan, dalam persidangan kasus ini, berkas dibagi menjadi dua, masing-masing dengan terdakwa P, Pejabat Pembuat Komitmen (PP Kom) pengadaan tiga unit pesawat, serta satu berkas atas nama terdakwa S, Direktur CV Gema Sari dan D, manager CV Gema Sari, selaku perusahaan rekanan.

Menurut Suhartoyo, sidang atas nama terdakwa P, digelar pada hari Senin (5/2) sedangkan untuk dua terdakwa S dan D, baru di gelar hari, Rabu (7/2).

“Kasus dugaan penyimpangan pengadaan pesawat edu park, telah memasuki sidang perdana di pengadilan Tipikor Semarang. Kasus ini kita split menjadi dua, masing-masig atas nama terdakwa P dan satu berkas atas nama terdakwa S dan D,” kata kajari, Rabu (7/2/2018).

Dijelaskan Kajari, sidang dengan terdakwa P, tim JPU menjerat terdakwa dengan pasal 2 Subsider pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi, sebagaimana yang diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana koruppsi dengan ancamman lima tahun penjara.

Ditambahkannya, dalam kasus ini,JPU akan menghadirkan lebih dari 30 orang saksi untuk memperkuat surat dakwaan. Sebagaimana diketahui, kasus ini bermula ketika Pemkab Karanganyar membangun wisata pendidikan (edu park) di lokasi kolam renang Intanpari tahun 2014 lalu.

Di lokasi wisata pendidikan tersebut, dilengkapi dengan tiga unit pesawat, masing-masing dua unit helikopter bekas dan satu unit pesawat Boeing 727 Air Bus 200, dengan total anggaran Rp 2 miliar.

Namun, dalam pengadaan pesawat tersebut, terdapat selisih harga, dan berdasarkan hasil audit BPKP, pengadaan pesawat ini, mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp 509 juta. (Iwan Iswanda/gun)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners