Rekomendasi

Uji Publik, KPU Sukoharjo Sampaikan Dua Alternatif Penataan Dapil DPRD

Minggu, 11 Februari 2018 : 22.41
SUKOHARJO - Setelah melewati tahapan koordinasi dan diskusi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo menggelar uji publik penataan daerah pemilihan dan alokasi kursi anggota DPRD Kabupaten Sukoharjo dalam Pemilu 2019.

Dalam Uji Publik yang digelar di Hotel Tosan, Solobaru, Kecamatan Grogol, sesuai dengan kewenangannya, KPU Sukoharjo kepada perwakilan pemerintah daerah, parpol, dan pemangku kepentingan lainnya yang diundang di acara tersebut menyampaikan dua alternatif penataan dapil dan alokasi kursi.

Komisiener KPU Sukoharjo Divisi Pemungutan dan Penghitungan Suara, Ahmad Muladi mengatakan ada 7 prinsip yang dijadikan pijakan dalam penyusunan 5 dapil yang ada di Kabupaten Sukoharjo yang terdiri 12 Kecamatan.

"Yakni, kesetaraan nilai suara, ketaatan pada sistem Pemilu yang proporsional, proporsionalitas, integritas wilayah, berada dalam cakupan wilayah yang sama, kohesivitas dan kesinambungan," jelasnya.

Hasil uji publik setelah diplenokan, dua altrernatif ini nantinya akan digunakan KPU Sukoharjo dalam menyusun usulan dapil dan alokasi kursi yang akan disampaikan ke KPU Provinsi Jawa Tengah. "Kedua alternatif ini akan kami kirimkan ke KPU Provinsi," tandasnya

Dari dua alternatif tersebut didapat kesimpulan pada alternatif pertama prinsip proporsionalitas tidak terpenuhi karena ada satu dapil mendapat alokasi kursi sebanyak 6 kursi sementara ada dua dapil alokasi kursinya sebanyak 11 kursi. "Namun prinsip lainnya terpenuhi," terang Ahmad.

Sementara perbandingan penduduk yang tidak terwakili pada usulan alternatif ke 2 didapil 3 (Kartasura, Gatak dan Baki) sebanyak 12.432, sedang pada alternatif 1 jika Baki di pisah untuk digabung dengan Grogol menjadi dapil 4, penduduk yang tak terwakili 11.896 jiwa.

"Jadi alternatif 1 lebih sedikit sisa penduduk yang tidak terwakili yakni sebanyak 536 jiwa," tandasnya

Sementara Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Sukoharjo, Wardoyo Wijaya mendukung penuh adanya penataan dapil dan alokasi kursi yang dilakukan KPU. Wardoyo berpendapat dengan penataan akan ada pemerataan alokasi kursi di tiap dapil di Kota Makmur.

" Saya mendukung dengan digabungnya kecamatan Baki yang semula di dapil 3 digabung dengan Kecamatan Grogol menjadi dapil 4 sedangkan Kecamatan Kartasura dan Kecamatan Gatak tetap dapil 3," pungkasnya. (Sapto Nugroho/martin)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners