Rekomendasi

Datangi Muhammadiyah, Keluarga Tersangka Demo PT RUM Minta Bantuan Hukum

Kamis, 08 Maret 2018 : 10.51
Keluarga dua dari tiga tersangka pelaku pengrusakan didampingi perwakilan MPL Sukoharjo meminta bantuan hukum kepada PD Muhammadiyah Sukoharjo. (foto. Sapto Nugroho)
SUKOHARJO - Keluarga dua dari tiga tersangka pelaku pengrusakan fasilitas PT RUM saat terjadi demo ricuh didampingi perwakilan Masyarakat Peduli Lingkungan (MPL) Sukoharjo mendatangi Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo meminta perlindungan hukum

Kedatangan mereka, Rabu (7/3/2018) diterima Ketua PDM Sukoharjo Wiwoho Aji Santosa dan Badan Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Dalam pertemuan, perwakilan MPL Sukoharjo, Bambang Wahyudi disertai Ari Suwarno meminta agar PDM Sukoharjo melalui BKBH UMS bersedia melakukan pendampingan hukum kepada dua tersangka atas nama Kelvin dan Sutarmo yang saat ini di tahan di Polda Jateng, Semarang.

"Kami minta agar Ketua PDM Sukoharjo berkenan menjadi penjamin untuk penangguhan penahanan bagi dua tersangka ini," kata Bambang dalam pertemuan. Informasi yang didapat, untuk satu tersangka yang merupakan mahasiswa UMS diluar dua tersangka tersebut, Rektor UMS bersedia menjadi penjamin penangguhan penahanan.

Selain itu, MPL Sukoharjo juga meminta BKBH UMS menjadi pendamping hukum untuk menindaklanjuti laporan kepada kepolisian atas dugaan pelanggaran hukum berupa pencemaran lingkungan yang dilakukan PT RUM selama beroperasi.

"Laporan itu sudah kami sampaikan ke Polres Sukoharjo dan Polda Jateng beberapa bulan lalu. Jadi supaya berimbang, kami minta pendampingan hukum kepada BKBH UMS untuk mengawal sampai sejauh mana tindak lanjut atas laporan itu," kata Bambang.

Kemudian, BKBH UMS juga diminta mengawal seluruh kesepakatan hukum yang terjadi antara pemerintah daerah dalam hal ini Bupati yang sudah mengeluarkan SK (penutupan sementara) dan PT RUM yang berhubungan dengan masyarakat terkait kelanjutan operasional pabrik.

"Karena, mengenai kelanjutan proses produksi dan hal lainnya, semua hubungannya dengan masyarakat," imbuhnya

Menanggapi permintaan tersebut, Ketua PDM Sukoharjo, Wiwoho Aji Santoso, mengatakan akan melakukan komunikasi terlebih dulu dengan pihak kampus UMS mengingat BKBH merupakan lembaga yang berada di bawahnya.

Pada prinsipnya kata Wiwoho, pihaknya siap membantu kepada masyarakat yang memang membutuhkan.

Selanjutnya mengenai pendampingan hukum bagi dua tersangka, PDM Sukoharjo melalui BKBH UMS menyampaikan, terlebih dulu akan menunggu kejelasan status keduanya. Apakah mereka sudah mempunyai kuasa hukum atau belum.

"Bagaimanapun, kami ingin memberi keteladanan hukum dengan menegakkan hukum tanpa melanggar hukum itu sendiri. Kalau kedua tersangka sudah ada kuasa hukum, tentu akan kami hormati. Namun, jika kemudian dibenarkan untuk dicabut oleh keluarga dan dikuasakan kepada kami, tentu kami akan melakukan apa yang menjadi tugas dan fungsi kami," tandasnya. (Sapto Nugroho/Gun)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners