Rekomendasi

Duuh! TPP Belum Cair, PNS Sragen Gelisah

Selasa, 27 Maret 2018 : 19.40
Published by Hariankota
Duuh! TPP Belum Cair, PNS Sragen Gelisah (Foto: Ilustrasi)
SRAGEN - Hingga saat ini, tambahan penghasilan pegawai  (TPP) belum cair. Hal ini mengakibatkan ribuan pegawai negeri sipil (PNS) di Sragen, gelisah. Biasanya, TPP tersebut, dibayarkan satu bulan sekali, namun memasuki bulan ke tuga tahun 2018, TPP belum juga cair.

Sejumlah PNS yang ditemui di beberapa satuan kerja, mengaku taku menanyakan keterlambatan pencairan TPP tersebut.

"Hampir semua PNS ini  resah dan bertanya-tanya kenapa sudah hampir tiga bulan TPP belum cair juga. Padahal sebelumnya,  tiap bulan langsung cair," ujar NI,salah satu PNS di lingkungan Setda Sragen yang minta identitasnya tak ditulis lengkap, Selasa (27/03/2018)

Menurutnya besarnya  TPP yang dierimanya  sebagai staff,biasanya sebesar Rp 800.000 setiap bulan. Untuk pejabat struktural lebih besar lagi. Meski nominalnya kecil, menurutnya kehadiran TPP sangat dinantikan bagi PNS.

Hal yang sama dikatakan salah satu PNS di DLH juga mengatakan jatah TPP di dinasnya juga belum cair dari Januari dan Februari sampai hampir habis Maret ini.

Keluhan serupa juga terlontar dari PNS di jajaran kecamatan. Mereka mempertanyakan kebijakan Pemkab itu dan berharap TPP bisa segera dicairkan.

"Alasan yang disampaikan katanya penyerapan anggaran nunggu 80 persen dulu. Kami juga nggak tahu maksutnya apa. Sampai sekarang tempat kami juga belum ada yang cair TPP-nya, " timpal AN,  PNS di DKK.

Terpisah,  Kepala Badan Pendapatan,  Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sragen menyampaikan untuk pencairan TPP PNS memang ada perubahan aturan dari pusat. Yakni TPP baru bisa dicairkan dengan syarat pencapaian serapan anggaran di bulan itu minimal harus sudah terserap 80 persen.

"Itu aturan dari pusat. Salah satu syarat untuk bisa mencairkan TPP adalah penyerapan anggaran setidaknya sudah mencapai 80 persen dari rencana anggaran yang sebelumnya sudah ditulis Satker.  Karena itu sebagai syarat,  jadi kalau belum 80 persen ya belum bisa mencairkan, " terangnya.

Untuk jatah TPP,  yang bisa dicairkan adalah bulan Januari dan Februari. Sedangkan Maret belum bisa cair,” jelasnya. (Iwan Iswanda/rahayu)
Share this Article :

Berita Terbaru

Read More