Rekomendasi

Keren! Produk UMKM Sukoharjo Rambah Pemasaran Online

Minggu, 11 Maret 2018 : 23.15
Produk UMKM Sukoharjo Rambah Pemasaran Online (Foto: Sapto Nugroho/hariankota)
SUKOHARJO - Sebagai Kabupaten dengan paling banyak jumlah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta produk kerajinan, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) terus melakukan inovasi dalam membantu pemasaran produk yang dihasilkan. Salah satunya dengan cara online mengikuti arus perkembangan jaman.

Ketua Dekranasda Sukoharjo, Etik Suryani saat gelar peringatan hari jadi Dekranasda ke-38 di Gedung Pusat Promosi dan Potensi Daerah Graha Wijaya, Minggu (11/3/2018) menyampaikan, sudah banyak pelaku usaha menjual produknya dengan sistem online dan berhasil.

Kondisi itu terjadi lantaran masyarakat sudah terbiasa melakukan transaksi secara online yang dinilai cukup mudah.

"Peranan kerajinan bisa dilihat dengan banyaknya pelaku UMKM yang menghasilkan berbagai jenis produk. Keberadaannya mampu menopang ekonomi masyarakat. Kerajinan yang dihasilkan dapat menjadi sumber pendapatan ekonomi," kata Etik.

Dekranasda sebutnya, sudah memberikan bantuan dan memfasilitasi pelaku UMKM di Sukoharjo. Salah satunya dengan pendampingan dan pembinaan agar keberadaannya semakin maju.

Sementara, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya menambahkan, sebagai wadah resmi pembinaan perajin dan pelaku UMKM, upaya Dekranasda dalam melakukan pembinaan dimulai dari nol sampai pelaku UMKM bisa aktif sendiri membuka usahanya.

"Sudah banyak produk UMKM Sukoharjo yang dihasilkan dan pemasarannya tidak hanya lokal dan nasional saja, tapi juga mampu menembus pasar luar negeri," kata Bupati. Bahkan, Gamelan yang diproduksi di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban disebut mendapat pengakuan memiliki kualitas terbaik didunia.

Bupati pun mewanti-wanti agar Dekranasda bisa menjaga kualitas produk. Jangan sampai para pelaku usaha yang sudah berhasil demi mendapat keunyungan yang lebih besar lantas menurunkan kualitas produknya.

"Cara tersebut salah dan akan mengurangi atau menghilangkan kepercayaan masyarakat atau konsumen. Kemasan produk juga penting. Jangan asal dikemas. Tapi kemaslah agar menarik pembeli. Dengan begitu produk akan menjadi laris,” pungkas Bupati. (Sapto Nugroho/rahayu)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners