Rekomendasi

Pemuda DIY Ikuti Kaderisasi Bela Negara

Rabu, 21 Maret 2018 : 15.31
YOGYAKARTA - Ratusan pemuda dari 24 organisasi masyarakat (ormas) di DIY mengikuti kegiatan pembentukan kader bela negara di kompleks Yonif 403/WP, Jalan Kaliurang KM 6,5 Sleman, Yogyakarta, mulai tanggal 20 - 23 Maret. Kegiatan yang diprakarsai oleh Kementrian Pertahanan RI bekerjasama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY tersebut bertujuan untuk menggembleng kader kader bangsa berjiwa nasionalisme.

Kepala Badan Kesbangpol DIY Agung Supriyanto mengatakan kegiatan pembentukan kader bela negara melibatkan sekitar 300 peserta, yang terdiri dari utusan masing - masing ormas di DIY.

"Peserta merupakan utusan dari sekitar 24 ormas. Ada ormas PP (Pemuda Pancasila), KNPI, ada lagi ormas Islam seperti dari Muhammadiyah, NU maupun ormas dari Katolik dan lainnya," terangnya, Selasa (20/3/2018).

Badan Kesbangpol DIY, kata dia, hanya menjadi fasilitator kegiatan yang telah dicanangkan oleh Kementrian Pertahanan RI. Termasuk perihal anggaran, pihaknya tidak mengetahui, karena semua dari pusat

"Kita  hanya memfasilitasi saja,'' katanya.

DIY dinilainya layak menggelar kegiatan tersebut karena kesadaran bela negara oleh masyarakat di DIY selama ini cukup tinggi. Pada kegiatan bela negara tahun 2017 kepesertaan dari DIY dalam mengikuti kegiatan hampir 100 %.

Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan pembentukan kader bela negara tersebut. Salah satunya rombongan Pemuda Pancasila (PP) DIY, yang mengirimkan utusan terbanyak dibandingkan ormas lainnya.

"Rata - rata setiap ormas mengirimkan 10 utusan namun dari PP DIY mengirimkan sebanyak 15 utusan," kata Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP DIY Faried Jayen Soepardjan.

Tidak hanya utusan PP DIY, Jayen yang juga merupakan Ketua GM FKPPI DIY juga mengirimkan  sebanyak 10 utusan. Semua utusan yang dikirim merupakan kader kader pilihan.

Pria yang pernah mendapatkan awards sebagai tokoh muda penggerak pertama milenian pancasila dari Hendropriyono Strategic Consulting (HSC) tersebut memandang pembentukan kader bela negara adalah keharusan.

"Bela negara sangat penting untuk dilakukan oleh setiap warga negara baik individu maupun utusan elemen masyarakat. Karena bela negara salah satu cara memupuk sikap dan perilaku yang dijiwai warga negara dalam kecintaan kepada NKRI berdasarkan pada dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara," jelasnya.

Jayen menaruh harapan melalui kegiatan tersebut peserta mampu mendalami dasar - dasar kemampuan bela negara. Dengan begitu, akan tertanam jiwa nasionalisme di setiap kader.

"Kader dapat lebih cinta tanah air dengan menjungjung tinggi persatuan, meyakini pancasila sebagai ideologi negara yang akhirnya dapat mempunyai jiwa rela berkorban untuk bangsa dan negara," katanya.

Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PKPI DIY itu juga berharap kegiatan pembentukan kader bela negara dapat terus dilakukan secara bertahap hingga pada akhirnya semua warga negara bisa mengikutinya.

Sekedar informasi kegiatan yang berlangsung  selama tiga hari tersebut memberikan kontrak belajar sejumlah materi kebangsaan dengan pembicara dari tokoh - tokoh yang kompeten. Dimulai dari proses registrasi dan pengarahan peserta.

Pembukaan acara dilaksanakan Rabu pagi (21/3), satu rangkaian didalamnya mengulas tentang Kearifan Lokal oleh Gubernur DIY. Kemudian tentang Wawasan Kebangsaan dari PPKP Kemhan Provinsi DIY, tentang Kepemimpinan Berwawasan Bela Negara dari Danrem 072/PMK, tentang Tataran Dasar Bela Negara oleh Direktur Bela Negara.

Pada Kamis (22/3) akan disampaikan tentang empat konsensus dasar oleh Ketua DPRD DIY, penyuluhan masyarakat tentang Kamtibmas oleh Dirbimas Polda DIY, sejarah perjuangan oleh Ketua LVRI DIY, terorisme dan radikalisme oleh Kapolres Yogyakarta.

Memasuki hari terakhir Jumat (23/3) akan disampaikan penyuluhan tentang narkoba oleh Ketua BNN DIY, penyuluhan tentang bencana alam oleh Ketua BPBD DIY. Selain materi materi diatas peserta juga akan diajak mengikuti kerja bhakti serta berbagai pelatihan dan berbagaibpermainan yang mendidik. Schedule penutupan acara akan dilaksanakan Jumat (23/3/2018) sekitar pukul 10.30 WIB.(dab/gun)
Bagikan :

Video: Detik-detik Ledakan di Parkir saat Debat Capres ke-2 Berlangsung

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners