Rekomendasi

Rais Syuriah PWNU Jateng: Nasionalis Religius Harus Dipertahankan

Minggu, 25 Maret 2018 : 10.06
Published by Hariankota
SEMARANG - Rais Syuriah KH Ubaidullah Shodaqoh menyatakan terimakasihnya pada Calon Gubernur Jateng Ganjar Pranowo karena telah menggandeng Taj Yasin sebagai Calon Wakil Gubernur Jateng. Dengan perpaduan tokoh yang berasal dari PDIP dan PPP tersebut maka warna Jateng sebagai provinsi yang nasionalis dan religius bisa dipertahankan.

"Saya berharap sinergi merah hijau ini untuk selalu dijalin terus menerus sehingga negara kita itu tetap nasionalis dan religius," katanya ketika menerima silaturahmi Ganjar dan Yasin di Kantor PWNU Jateng.

Selain Ganjar dan Yasin, turut hadir Ketua DPW PPP Jateng Masrukhan Syamsurie, Anggota DPR RI PPP Arwani Thomafi, Ketua Tim Pemenangan Ganjar Yasin Bambang Baharudin, dan Ketua DPC PDIP Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Kiai Ubaid yakin keberadaan Taj Yasin yang merupakan putera ulama kharismatik KH Maemun Zubair akan mengeliminir ujaran kebencian dan polarisasi yang biasanya terjadi pada pemilihan kepala daerah.

"Mbah Maemun yang menjadi ikon ulama sepuh bisa jadi pengaruh positif sehingga batas ijo merah kuning tidak total dan tidak terjadi perselisihan tidak perlu," tegasnya.

Dalam pertemuan satu jam itu, Kiai Ubaid sekaligus berpesan agar Ganjar dan Yasin mampu menjadi pemimpin yang adil dan proporsional.

Pesan itu menurutnya tidak hanya berlaku selama menjabat gubernur dan wakil gubernur, namun merupakan tugas dan tanggung jawab pemimpin selamanya.

"Jabatan itu sementara, bisa habis masa jabatannya. Pak ganjar setelah nanti menjabat (periode kedua - red) kan tidak bisa maju lagi atau mungkin jadi menteri atau gimana, tapi tanggung jawab tidak bs habis. Mari arahkan jateng sebagai betul-betul provinsi yang baldatun tayyibatun warabbul ghafur," pesannya.

Ganjar menyatakan, silaturahmi tersebut bertujuan untuk dua hal. Pertama untuk meminta doa dan restu dalam kontestasi Pilgub Jateng. Kedua, untuk kulanuwun karena tim koalisi mendirikan posko pemenangan bersama tepat di sebelah kantor PWNU Jateng di Jalan Dr Cipto Semarang.

"Jadi nanti kalau ada ramai-ramai atau bising saya minta maaf," katanya.

Terkait pesan Kiai Ubaid, Ganjar sepenuhnya mengamini dan berjanji melaksanakan. Ia setuju bahwa Pancasila sebagai benteng NKRI harus dipertahankan.

"Khusus untuk nahdliyin kita sama-sama menjaga agar NU tidak terbelah hanya karena pilgub. NU tidak kemana-mana tapi ada di mana-mana, " tegasnya. (nugi/martin)
Share this Article :

Video Presiden Jokowi Bersama Keluarga Masuk ke Dalam Ka'bah Saat Ibadah Umroh

Berita Terbaru

Read More

Our Partners