Rekomendasi

36 Jam Mencekam Saat Perebutan Kembali Mako Brimob Yang Dikuasai Teroris

Kamis, 10 Mei 2018 : 15.54
Published by Hariankota
JAKARTA - Kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob yang dilakukan 156 narapidana terorisme membuat geger seantero negeri. Apalagi dalam kejadian tersebut tak hanya kerusuhan saja. Namun penyanderaan hingga pembunuhan ituupun dilakukan oleh narapidana teroris (napiter). Aparat keamanan harus berjibaku selama 36 jam untuk merebut kembali wilayah Mako Brimob. Peristiwa ini pun langsung menjadi berita skala internasional.

Kerusuhan berawal Selasa 8 Mei 2018 malam saat seorang napi yang mempertanyakan keberadaan makanan yang diberikan oleh keluarganya.Mendengar adannya protes salah satu narapidana teroris, Menurut keterangan polisi, salah satu anggota yang tengah bertugas bernama Muhammad Ramdani mendatangi sel napi yang diduga bernama Wawan Kurniawan. Kepada napiter itu, Muhammad Ramdani menyampaikan bila makanan yang ditanyakan itu akan diberikan setelah Isya, karena sedang dibawa oleh petugas bernama Budi.

Rupannya penjelasan dari petugas tak begitu saja diterima oleh wawan. Wawan kemudian berteriak dan memprovokasi rekan-rekannya untuk membuat kericuhan. Provokasi itupun berhasil memicu napi lainnya untuk bergerak. Alhasil, pintu di Blok C dijebol dan polisi mulai kewalahan menangani kericuhan. Para napi teroris yang mengamuk itu kemudian menyandera 9 orang polisi, 5 orang gugur sedangkan 4 orang lainnya berhasil dikeluarkan secara dramatis.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengungkap, tim negosiator yang dibentuk kemudian menawarkan makanan kepada para napi tersebut agar menyerahkan Brigadir Iwan Sarjana, polisi terakhir yang masih disandera kala itu. Upaya itu berhasil, Iwan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Polri untuk mendapat perawatan. Iwan diketahui mengalami luka lebam di wajah dan bagian tubuh yang lainnya.

Setelah seluruh sandera berhasil dibebaskan, polisi mulai bisa menguasai sitauasi. Puncaknya adalah sekira Pukul 07.15 WIB, Kamis 5 Mei 2018, operasi penanganan kerusuhan di Mako Brimob berakhir setelah berlangsung 36 jam, seluruh napi menyerahkan diri tanpa syarat. Di detik-detik akhir penanganan tersebut, sempat terdengar letusan tembakan dan suara ledakan sebagai upaya sterilisasi.

Reporter: Gunadi
Editor: Irawan
Share this Article :

Berita Terbaru

Read More