Rekomendasi

Aisyiyah Minta Selamatkan Keluarga dari Terorisme

Selasa, 15 Mei 2018 : 23.23
YOGYAKARTA - Peristiwa bom bunuh diri di Surabaya pada 13 Mei 2018 kemarin mengisakkan luka yang dalam bagi kehidupan kemanusiaan dan bangsa ini. Celakanya, pelakunya melibatkan perempuan dan anak-anak dalam satu keluarga.

Pimpinan Pusat 'Aisyiyah juga mengecam keras tindakan tersebut. Sejumlah pimpinan wilayah Aisyiyah di berbagai tempat berkumpul di Kota Gudeg Yogyakarta. Mereka mengajak masyarakat untuk menyelamatkan keluarga dari terorisme.

"Saya juga seorang ibu, melihat tindakan teroris yang mengajak anak-anaknya terlibat bom bunuh diri itu sangat menyayat hati ini," kata Ketua Umum PP 'Aisyiyah, Siti Noordjanah Djohantini, Selasa (15/5/2018).

Hal itu disampaikan pada wartawan di Gedung Pusat PP 'Aisyiyah, Jalan Ahmad Dahlan, Yogyakarta. Ia melihat aksi teror yang melibatkan anak itu merupakan tragedi kemanusiaan yang tidak beradab.

"Seorang ibu, harusnya mendidik putra-putrinya dengan baik agar meraih masa depan yang lebih bagus, bukan justru menjerumuskan pada tindakan keji diluar nalar," jelasnya.

Pihaknya juga menyampaikan duka yang dalam bagi korban dan keluarganya, baik yang meninggal maupun luka. Pihak yang berwenang (kepolisian) diminta untuk mengusut tuntas kasus itu secara objektif, transparan, dan seksama sesuai hukum yang berlaku.

"Kami minta pada semua pihak agar tidak memberi toleransi sekecil apapun terhadap segala bentuk terorisme karena merusak kehidupan," jelasnya.

Sekretaris Umun PP 'Aisyiyah, Siti Diah Nuraini meminta agar semua pihak tetap menjaga ketenangan, kedamaian, persaudaraan, dan ketertiban. Tindakan terorisme di Surabaya dan Sidoharjo, maupun tempat lain jangan sampai membuat keretakan ditengah masyarakat.

"Jangan sampai kita semua saling curiga dan permusuhan. Selamatkan keluarga, kita didik mereka agar berguna bagi bangsa dan negara," tandasnya.


Reporter: Danang
Editor: Rahayu
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners