Rekomendasi

PKS DIY Urun Rembug Tentang Kemiskinan dan Kesenjangan di DIY

Selasa, 15 Mei 2018 : 23.37
YOGYAKARTA - Menyambut Milad PKS ke-20, Fraksi PKS DPRD DIY menggelar kegiatan Urun Rembug, tentang Kemiskinan dan Kesenjangan di DIY. Kegiatan yang digelar siang tadi itu di Hotel Grand Inna Malioboro, Yogyakarta.

Acara dikemas dalam bentuk diskusi ini dihadiri Fraksi PKS DPRD DIY dan Kabupaten/Kotase-DIY. Kepala daerah, perangkat daerah dan berbagai instansi yang berkecimpung dalam agenda pemberdayaan masyarakat juga hadir dalam diskusi terbatas ini.

Ketua Fraksi PKS DPRD DIY, Agus Sumartono, tema kegiatan ini secara khusus diangkat mengingat DIY dalam beberapa tahun ini menurut BPS memiliki tingkat kesenjangan ekonomi yang tinggi serta tingkat kemiskinan yang angkanya masih tertinggi di Pulau Jawa.

"Ini tentu kabar yang kurang menggembirakan bagi masyarakat DIY. Jika menilik tujuan pembangunan daerah untuk menyejahterakan masyarakat, maka masih ada PR yang menumpuk terkait pengentasan kemiskinan," katanya, Selasa (15/5/2018).

Anggota DPRD DIY yang akrab dipanggil Guston ini menyampaikan Fraksi PKS DIY selama ini terus mendorong upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan alokasi anggaran di APBD yang mengarah kepada jaminan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Tentu hal ini juga membutuhkan kerja lintas sektor dan sinergi antara berbagai pihak di DIY termasuk dengan pemerintah kabupaten dan kota.

Sementara dalam sambutan pembukaan acara Urun Rembug Fraksi PKS DIY, Ketua DPW PKS DIY Darul Falah menyebutkan pentingnya ide dan gagasan soal pengentasan kemiskinan untuk terus digali.

Meski DIY lemah dari sumber daya alam tetapi memiliki keunggulan dari sisi sumber daya manusia. Darul Falah meyakini problem kemiskinan dan kesenjangan di DIY dapat segera diatasi, jika formula pemberdayaan masyarakat bisa dilakukan tepat sasaran dengan memprioritaskan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat.

Sementara Zuhrif Hudaya selaku Wakil Ketua Fraksi PKS DIY menyebutkan kunci dalam pengentasan kemiskinan ada 2 hal, pertama memperkuat pembangunan berbasis wilayah atau kampung. Kedua, pemda harus mampu melibatkan pengusaha lokal dalam agenda penguatan ekonomi masyarakat.

Hadir sebagaimana narasumber dalam Urun Rembug Fraksi PKS DIY antra lain; Kepala Bappeda DIY Tavif Agus Rayanto, Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi, Wakil Bupati Kulonprogo Sutejo, serta Kepala Bappeda Kota Yogyakarta dan juga Sleman.


Reporter: Danang
Editor: Gunadi
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners