Rekomendasi

Densus 88 Bekuk Penjual Bubur Terduga Teroris di Sukoharjo

Kamis, 28 Juni 2018 : 19.56
Published by Hariankota
Gunakan sepeda motor, Tim Densus 88 usai penggledahan membawa kardus berisi barang bukti dari rumah kontrakan US di Dukuh Tempel, Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Sukoharjo (Foto: Sapto Nugroho/hariankota)
SUKOHARJO - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror melakukan penangkapan terhadap seorang terduga teroris di Dukuh Tempel RT 02/RW 02, Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Kamis (28/6/2018) sore.

Informasi yang diperoleh dari Sukirto (43) yang sehari - hari bekerja sebagai tukang sampah kampung setempat menuturkan, terduga teroris yang ditangkap adalah penghuni rumah kontrakan di kampung tersebut. Dia merupakan warga pendatang berinisial US (27) asal Serang, Banten, Jabar.

"Dia mengontrak rumah sudah sekira 6 bulan ini. Kesehariannya berjualan bubur ayam didepan Perumahan Griya Tiara Ardi Purbayan," katanya.

Dirumah kontrakan bercat oranye itu, kata Sukirto, US tinggal bersama istri dan dua anak laki-lakinya. Sedangkan istri US sendiri lanjut Sukirto, mengaku asal Wonogiri

"Tadi ada beberapa pria dengan penutup muka (Densus 88) mendatangi rumah US sekira  pukul 12.30 WIB. Mereka bertemu dengan anak sulungnya dan menanyakan keberadaan US," kata Sukirto yang rumahnya tak jauh dari kontrakan US

"Oleh anaknya dijawab, kalau bapaknya sedang berada di masjid. Lantas diminta untuk diantarkan kesana. Pas, di masjid itulah US kemudian di tangkap," katanya

Rumah bercat Oranye yang dikontrak terduga teroris US, di Dukuh Tempel, Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Sukoharjo (Foto: Sapto Nugroho/hariankota)
Sementara Kepala Desa Purbayan, Budi Sutrisno saat ditemui di lokasi penangkapan dan penggledahan  membenarkan, US ditangkap seusai melakukan salat Dhuhur di Masjid Solihin, Desa Purbayan. Penangkapan dilakukan di jalan dekat rumah kontrakannya.

Pantauan di lokasi, warga tampak berkerumun disekitar rumah kontrakan US yang digeledah Tim Densus 88 usai penangkapan.

Sekira 3 jam kemudian tampak empat anggota Densus 88 berpakaian preman dikawal anggota Polisi setempat keluar rumah sambil membawa satu kardus berisi barang bukti dari dalam rumah yang belum diketahui isinya.

Mereka langsung meninggalkan lokasi dengan mengendarai 3 sepeda motor.

Kapolsek Baki, AKP Sunarto, yang juga ikut mengamankan lokasi penggledahan menyebutkan, pihaknya hanya sebatas menjaga keamanan sekitar lokasi. Terkait isi barang bukti yang dibawa Tim Densus 88, Kapolsek tidak menjelaskan lebih jauh.

"Kami hanya terlibat untuk pengamanan lokasi saja. Untuk detailnya kami tidak tahu, karena bukan kewenangan kami,' pungkasnya.


Kontributor: Sapto Nugroho
Editor: Irawan

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More