Rekomendasi

252 Calon Siswa Daftar Pakai SKTM, Kepala Sekolah SMA Ini Mendadak Ditelpon Ganjar

Rabu, 11 Juli 2018 : 16.46
KARANGANYAR - Penggunaan surat keterangan tidak mampu (SKTM) di Karanganyar dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) terus bergulir. Bahkan, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, turun tangan untuk menuntaskan persoalan ini dengan menghubungi kepala sekolah SMA Negeri 1 Mojogedang, Purwadi, melalui telepon selularnya, Selasa (10/07/2018).

Video perbincangan antara gubernur Jawa Tengah dengan kepala sekolah ini, sempat menjadi viral di media sosial.

Kepada hariankota.com, Purwadi mengatakan, Gubernur Jawa tengah mempertanyakan, kenapa SMA Negeri 1 Mojogedang tidak melakukan klarifikasi ke lapangan terhadap SKTM yang diajukan oleh orang tua siswa.

Melalui sambungan telepon, menurut Purwadi, gubernur meminta agar segera dilakukan klarifikasi dengan menerjunkan semua guru.

“Terus terang saya kaget menerima telepon dari bapak gubernur. Saya juga sempat menanyaan surat tugas klarifikasi terhadap SKTM, tapi pak gubernur mengatakan, surat tugas tidak perlu dalam kondisi darurat,” katanya, Rabu (11/07/2018).

Dijeaskannya, hampir seluruh pendaftar di SMA Ngeri 1 Mojogedang menggunakan SKTM. Dan baru dilakukan proses verifikasi manual dengan melakukan pemetriksaan berkas, mulai dari Kartu Keluarga, dan KTP.

“Kami baru melakukan verifikasi manual dengan melihat KK dulu. Setelah itu, baru dilakukan verifikasi per siswa. Hanya saja, belum selesai verifikasi manual, bapak gubernur menghubungi saya dan meminta agar segera dilakukan verifikasi lapangan. Kamipun langsung bergerak,” ujarnya.

Ditambahkannya, dari hasil klarifikasi yang dilakukan, sebanyak 252 siswa melampirkan SKTM, 32 calon siswa diduga bermasalah dan langsung dicoret. “Hasilnya sudah saya laporkan kepada bapak gubernur. Apapapun keputusan gubernur, saya menerima,” tandasnya.

Kontributor : Iwan Iswanda
Editor : Mahardika Hari
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners