Rekomendasi

Gempa Bumi Guncang Lombok, Bali dan Sumbawa Tidak Berpotensi Tsunami

Minggu, 29 Juli 2018 : 08.38
Published by Hariankota
DENPASAR - Gempa tektonik berkekuatan M=6,4 mengguncang Lombok, Bali dan Sumbawa, Minggu (29/7/2018) sekira pukul Namun gempa tersebut tidak berpotensi 05.47 WITA.

Hasil analisis BMKG, Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,4 LS dan 116,5 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 47 km arah timur laut Kota Mataram, Propinsi Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 24 km.

Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar M. Taufik Gunawan, sebut berdasarkan lokasi episenter, kedalaman hiposenter, dan mekanisme sumbernya maka gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Flores (Flores Back Arc Thrust).

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," jelasnya dalam rilis pada media, Minggu (29/7/2018).

Gempa dilaporkan terasa di beberapa daerah seperti, Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, Mataram, Lombok Tengah, Sumbawa Barat dan Sumbawa Besar. Gempa dirasakan pada skala intensitas II SIG-BMKG (IV MMI), Denpasar, Kuta, Nusa Dua, Karangasem, Singaraja dan Gianyar II SIG-BMKG (III-IV MMI).

Sementara di Bima dan Tuban II SIG-BMKG (III MMI), Singaraja pada skala II SIG-BMKG atau III MMI dan Mataram pada skala II SIG-BMKG atau III MMI.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami," lanjutnya.

Sejauh ini, hingga pukul 06.25 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi 11 gempabumi susulan (aftershock) yang paling kuat M=5,7. Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya

"Masyarakat dihimbau agar tetap tenang. tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," pungkasnya.

Reporter: Jumali
Editor: Jumali
Foto: BNPB
Share this Article :

Berita Terbaru

Read More