Rekomendasi

Gudang Mebel Dekat SD Terbakar Hebat, Upacara Sekolah Terpaksa Dibubarkan

Senin, 23 Juli 2018 : 16.47
SUKOHARJO - Sebuah gudang mebel kualitas ekspor bersebelahan dengan Sekolah Dasar (SD) Gumpang 1, Desa Gumpang, tepatnya dijalan Slamet Riyadi, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo terbakar hebat, Senin (23/7/2018) pagi.

Akibat besarnya kobaran api, upacara sekolah yang biasa dilaksanakan tiap Senin pagi terpaksa dibubarkan. Beberapa siswa ketakutan, menangis hingga menjerit histeris.

Khawatir bangunan sekolah ikut jadi korban amukan api, para guru dibantu warga, dengan komando Kepala Desa (Kades) mengevakuasi perabotan sekolah yang terbuat dari kayu seperti, meja dan kursi belajar serta beberapa dokumen. Perabotan diselamatkan dengan dibawa keluar ruang kelas.

Kedes Gumpang, Dwi Nuryanto mengatakan, dari keterangan penjaga gudang, dugaan penyebab kebakaran diawali adanya sisa api sampah di bagian belakang bangunan gudang yang belum sepenuhnya padam, namun, oleh penjaga gudang sudah ditinggal pergi.

"Penjaga gudang pergi keluar mengantar anaknya sekolah," kata Kades Gumpang mengutip keterangan pegawai gudang.

Gudang yang berisi mebel siap ekspor terbuat dari material kayu mudah terbakar tersebut, tak ayal dalam waktu singkat diselimuti nyala api tanpa ada yang mengetahui. Tingginya pagar gudang menyebabkan api baru diketahui saat kepulan asap terlihat dari halaman SD.

Sedikitnya 9 unit pemadam kebakaran (damkar) dari Soloraya (Sukoharjo, Solo, Wonogiri, Boyolali dan Karanganyar ) dikerahkan untuk menjinakkan api agar tak meluas. Setelah sekira 3 jam, dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB upaya pemadaman baru membuahkan hasil.

Gudang yang berdiri diatas lahan dengan luas sekira 2000 meter persegi tersebut seluruh isinya tak dapat diselamatkan, luluh lantak atapnya terbakar tinggal menyisakan abu dan arang.

"Tadi untuk menjangkau titik api, petugas damkar harus menjebol tembok di bagian belakang gudang. Karena kalau tidak, api bisa merembet ke bangunan disebelahnya, SD dan Balai Desa Gumpang," ungkap Dwi

Kapolsek Kartasura, Polres Sukoharjo, AKP Sarwoko menyampaikan, pemilik gudang yang diketahui bernama Irawan adalah warga Colomadu, Kabupaten Karanganyar.

Meski tak ada korban jiwa, namun kerugian usaha mebel ekspor yang terdaftar di Indonesian Legal Wood  no. 053 - LVLK- 006- IDN ini, diperkirakan mencapai ratusan juta. Kerugian meliputi bangunan beserta seluruh isinya.

"Untuk angka kerugian secara pasti kami belum bisa menyampaikan. Ini nanti kami baru akan memeriksa pemilik, karyawan bagian admin dan yang bertanggung jawab menunggu gudang di Polsek Kartasura," pungkas Kapolsek.


Kontributor: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi

Bagikan :

Video: Sandiaga Uno Beri Sorban saat Bertemu Pendukung Jokowi

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners