Rekomendasi

Mahalnya Harga Kursi Untuk Menjadi Wakil Rakyat

Rabu, 18 Juli 2018 : 18.54
Published by Hariankota
POLITIK butuh biaya tinggi. Sudah menjadi rahasia umum bahwa peserta pemilu harus menyiapkan dana tak sedikit untuk maju menjadi kepala daerah anggota legislatif, ataupun presiden.

Iwan Iswanda

Pesta demokrasi lima tahunan pemilihan legislative (Pileg) akan digelar pada bulan April 2019 mendatang. Partai politik juga sudah mendaftarkan para bakal calon anggota legislatifnya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) masing-masing kabupaten/Kota. Lantas, bagaimana persiapan Bacaleg untuk menghadapi pesta demokrasi tersebut? Berikut laporannya.

Sebanyak 45 kursi anggota DPRD Karanganyar, akan diperebutkan dalam pemilihan legislative (Pileg) yang akan digelar pada bulan April 2019 mendatang. Para bakal caon anggota legislative (Bacaleg), baik incumbent, maupun pendatang baru, mulai melakukan berbagai persiapan, terutama anggaran yang harus dikeluarkan.

Informasi yang dihimpun  hariankota.com, biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan satu kursi di DPRD Karanganyar, pada Pileg 2014 lalu, rata-rata mencapai Rp600 juta, bahkan ada yang menghabiskan hingga mencapai Rp1 miliar lebih.

Sedangkan untuk Pileg 2019 mendatang, kemungkinan biaya yang dikeluarkan di atas Rp600 juta.Biaya tersebut, menurut sejumlah  bacaleg Incumbent, digunakan untuk beebagai keperluan selama masa kampanye, seperti, pembuatan baliho,poster, spanduk kaos dan biaya operasional para tim sukses.

“Biaya itu (Rp600 juta) masih kecil mas jika dibandingkan dengan yang lain,” ujar sumber hariankota yang enggan disebutkan namanya Rabu (18/07/2018).

Untuk Pileg 2019 mendatang, sumber hariankota tersebut mengaku telah menyiapkan anggaran Rp800 juta.

“Pileg 2019 banyak pesaing mas. Mau tidak mau, saya harus mempersiapkan anggaran yang lebih jika dibandingkan dengan Pileg lima tahun lalu,” ujanya.

Sementara itu, Bacaleg incumbent yang berasal dari PDIP Karanganyar, Eni Chandrawati, mengatakan, telah melakukan berbagaimpersiapan, diantaranya dengan melakukan sosialisasi awal kepada masyarakat serta mengumpulkan kemballi tim yang memnabtu pemenangannya dalam Pileg 2014 lalu. Ketika disinggung mengenai anggaran yang disiapkan, politisi PDIP yang akan bertarng di daerah pemilihan V itu, enggan menyebtkan angka

“Sosialiasi terus dilakukan, termasuk mengumpulkan para kader. Soal anggaran, tentu disiapkan, karena tidak mungkin mencalonkan diri tapa biaya. Soal berapa jumlahnya, rahasia mas,” ujarnya sambil tertawa.

Hal senada dikatakan Bacaleg Incumbent asal PKS yang berasal dar Dapil II, Agus Suwito. Menurutnya, setiap bacaleg, pasti mengeluarkan biaya untuk pencalonannya sebagai anggota legislative. Hanaya saja, menurut Agus, baiaya tersebut untuk pembelian alat peraga, baliho serta atribut lainnya. Agus juga mengaku tidak menyiapkan anggaran higga miliaran rupiah.

“Kalau biaya itu pasti.Namun biaya yang saya keluarkan tidak mencapai miliaran. Saya juga  lebih menekankan pada penawaran program kerja kepada masyarakat,” kata dia.


Editor: Martin

Share this Article :

Video Presiden Jokowi Bersama Keluarga Masuk ke Dalam Ka'bah Saat Ibadah Umroh

Berita Terbaru

Read More

Our Partners