Rekomendasi

Marching Band Akpol Meriahkan HUT ke-72 Pemkab Sukoharjo

Minggu, 15 Juli 2018 : 19.54
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Atraksi Marching Band Corps Cendrawasih Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang memikat perhatian ribuan warga yang menyesaki tempat digelarnya peringatan hari jadi Kabupaten Sukoharjo ke 72, di depan rumah dinas bupati, Minggu (15/7/2018).

Dalam acara yang merupakan agenda tahunan ini, seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sukoharjo menggenakan busana adat jawa lengkap. Mereka mengawali acara dengan prosesi kirab "Petikan", dari halaman Kantor Pemkab Sukoharjo menyusuri jalan protokol sepanjang sekira 2 kilometer menuju rumah dinas bupati.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Sukoharjo, Agus Santosa, dengan menunggang kuda memimpin barisan kirab mengawal pasukan pembawa 'Petikan' atau surat penetapan pemerintah nomor 16/SD/1946 bertanggal 15 Juli 1946 yang merupakan dasar berdirinya Kabupaten Sukoharjo.

Isi petikan yang dibingkai pigura tersebut sesampai di depan rumah dinas bupati, kemudian dengan tata cara seremonial adat jawa, oleh Agus Santosa diserahkan kepada Wardoyo Wijaya selaku Bupati Sukoharjo didampingi Wakil Bupati Sukoharjo, Purwadi.

Usai pemyerahan petikan, barisan peserta kirab kemudian melakukan devile didepan panggung kehormatan. Puluhan kereta kuda berhias yang membawa perwakilan pejabat Muspika dari 12 Kecamatan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan BUMD satu persatu berlalu.

Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya dalam kesempatan itu menyampaikan harapannya untuk seluruh warga Sukoharjo agar peringatan hari jadi ke 72 bisa dijadikan momentum meningkatkan kerukunan untuk kebaikan pembangunan di masa mendatang.

"Harapan kami, kedepan masyarakat selalu guyub rukun," ujarnya singkat.

Selain dikuti ratusan ASN, kirab juga melibatkan puluhan kelompok kesenian dari berbagai sanggar. Tidak hanya Marching Band Akpol, beragam antraksi mulai, Reog Ponorogo, Jatilan, Gejog Lesung, serta barisan pembawa pusaka dari Sanggar Garuda Kalaseba, juga berlomba menarik perhatian.

Salah satu peserta kirab, Ari Green dari Sanggar Garuda Kalaseba mengungkapkan rasa bangganya bisa ikut memeriahkan acara. Sebagai warga Sukoharjo, ia ingin menunjukkan dedikasinya kepada daerah tempat lahirnya dengan selalu menjaga warisan budayanya.

"Sebagai putra daerah, dalam kirab ini kami ingin mengajak kepada masyarakat luas khususnya warga Sukoharjo agar senantiasa tidak lupa dengan sejarah budayanya sendiri," pungkasnya.

Kontributor: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi
Share this Article :

Berita Terbaru

Read More