Rekomendasi

Nelayan Tak Berani Melaut, Harga Ikan Naik

Sabtu, 21 Juli 2018 : 18.28
Published by Hariankota
DENPASAR - Akibat gelombang tinggi di perairan Indonesia belakangan ini berimbas pada tingginya harga ikan di beberapa wilayah termasuk di wilayah Bali. Nelayan banyak yang berhenti melaut akibat cuaca ekstrim. Akibatnya pasokan ikan jauh berkurang padahal permintaan pasar sangat tinggi.

Harga ikan yang di jual di Pasar Kedonganan, Kuta, Badung harganya melonjak drastis. Misalkan ikan tongkol, biasanya harga ikan dijual di kisaran Rp3000 per ekor, kini naik menjadi Rp10.000 per ekornya.

Demikian juga dengan ikan jenis lain seperti ikan kakap, ikan kerapu dan lain sebagainya. Biasanya saat kondisi normal, hargannya hanya berkisar Rp 75 ribu per kilogram. Namun kini melonjak hingga Rp 95 rb-Rp 100 ribu per kilo. Sedangkan ikan kerapu dari harga Rp 55 ribu, naik menjadi Rp 70 ribu per kilogram.

"Ikannya pasokan turun, harganya tinggi. Pembeli juga agak menurun," aku Wanti salah satu pedagang pasar.

Menurutnya, pasokan ikan dari perairan Bali dan Jawa hampir tiap hari dikirim. Namun sejak ada kabar gelombang tinggi banyak nelayan tidak berani melaut. Dengan begitu nelayan segara kembali melaut dan harga ikan kembali normal.

"Mudah-mudahan cuaca kembali normal. Biar pada bisa melaut lagi. Pembeli disini sukanya ikan segar dibanding yang sudah di bekukan," harapnya.


Reporter: Nyoman Adiyaksa
Editor: Rahayu
Share this Article :

Berita Terbaru

Read More