Rekomendasi

Palsukan Isi Mihol Bermerk Impor, BS Diciduk Polisi

Rabu, 25 Juli 2018 : 17.26
SUKOHARJO - Ratusan botol minuman beralkohol (mihol) dengan label impor namun isinya telah dipalsukan, disita Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Sukoharjo dari sebuah rumah di Dukuh Ngasinan RT 04 / RW 04 Desa Kwarasan, Kecamatan Grogol dalam sebuah operasi penggrebekan.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi, Rabu (25/7/2018) saat merilis barang bukti mengungkapkan, dalam operasi penggrebekan petugas juga mengamankan seorang tersangka berinisial BS (63) warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo.

"Dalam kasus ini, pelaku diduga memasarkan minuman beralkohol bermerk asli tapi isinya palsu (aspal). Isi mihol merupakan hasil oplosannya sendiri. Botolnya asli tapi isinya palsu,"ujar Kapolres didampingi Kasat Narkoba Polres Sukoharjo, AKP AA Gede Oka.

Terbongkarnya kegiatan home industri pemalsuan mihol bermerk  kata Kapolres merupakan hasil penyelidikan, dimana kepolisian sebelumnya telah mendapat informasi dari masyarakat. Hasilnya, sebanyak 112 botol mihol aspal bermerk impor diamankan petugas bersama barang bukti lainnya.

Modus yang dilakukan BS, yakni, ratusan botol kosong mihol berbagai merk impor tersebut diisi mihol oplosan racikannya sendiri. Menurut Kapolres, mengutip pengakuan tersangka, bahan untuk meramu mihol aspal yakni, alkohol 90 persen, dioplos dengan minuman ringan, perasa, ditambah air putih.

"Karena bahan oplosannya sama, maka semua mihol dalam botol berbagai merk impor ini rasanya juga sama. Tak hanya itu, dalam memasarkannya, tersangka juga menempelkan segel dan pita cukai untuk meyakinkan calon konsumen,"  papar Kapolres.

Biar cepat terjual, mihol aspal bermerk impor dijual BS jauh dibawah harga pasaran. Dengan sasaran tempat penjualan adalah tempat hiburan malam malam seperti, karaoke dan cafe.

"Pelaku mengaku menjalankan praktek memalsu isi mihol bermerk impor belum lama,  belum ada satu tahun. Sedangkan botol mihol bermerk diperoleh dari Jakarta," tambah Kapolres.

Dari kasus ini, selain menyita ratusan botol berisi mihol oplosan siap jual,  petugas juga mengamankan 58 botol bekas mihol impor masih kosong, 1 bundel pita cukai, 1 gunting, 1 pisau cutter, 2 gulung plastik bening, 2 buah cat pilok, 7 botol berisi bahan minuman, dan 1 unit mobil Honda Brio nopol AD 8494 KT.

Atas perbuatannya, saat ini terhadap BS belum dilakukan penahanan. BS hanya dijerat Pasal 32 Perda No 7 Tahun 2012 Kabupaten Sukoharjo, tentang, Pengawasan, Pengendalian, Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol. Adapun sanksinya, pelaku terancam kurungan pidana 6 bulan penjara dan denda maksimal Rp 50 juta.

Namun begitu Kapolres menegaskan tidak menutup kemungkinan dalam pengembangan penyelidikan, BS dijerat dengan pasal pemalsuan.


Kontributor: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi


Bagikan :

Video: Detik-detik Ledakan di Parkir saat Debat Capres ke-2 Berlangsung

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners