Rekomendasi

Pemilu Legislatif DPRD Sukoharjo 2019, Tanpa Hanura dan PKPI

Kamis, 19 Juli 2018 : 12.18
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Pemilu Legislatif (Pileg) yang digelar serentak dengan Pemilu Presiden dan wakilnya (Pilpres) pada 2019 mendatang, di Kabupaten Sukoharjo, dari 16 Partai Politik (parpol) yang lolos sebagai peserta pemilu, ada dua parpol yang tidak ikut meramaikan bursa pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tingkat Kabupaten /Kota.

Pileg yang merupakan ajang pembuktian eksistensi parpol melalui kadernya di daerah ini, untuk Kabupaten Sukoharjo, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dipastikan tidak ikut.

Kepada awak media, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo, Kuswanto menyampaikan, dari 16 parpol di Sukoharjo, hanya Hanura dan PKPI yang tidak ikut verifikasi dan pendaftaran bakal calon anggota legislatif (bacaleg).

"Hingga batas akhir pendaftaran dan verifikasi bacaleg DPRD Kabupaten / Kota ditutup pukul 23.59 WIB, Selasa (17/07/ 2018) kemarin, akhirnya hanya 14 parpol yang datang ke KPU," terangnya.

Di Kabupaten Sukoharjo, kuota masing-masing parpol untuk mengajukan nama bacalegnya dibatasi hanya 45, sesuai jumlah kursi DPRD. Nantinya, setelah ditetapkan dalam Daftar Calon Tetap (DCT), mereka akan berkompetisi memperebutkan suara pemilih di lima daerah pemilihan (dapil)

Dari 14 parpol yang telah mendaftarkan sejumlah kadernya sebagai bacaleg dengan memenuhi kuota di semua dapil, tercatat hanya, PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, dan Nasdem.

Sedangkan PKS hanya 41 bacaleg, Partai Garuda 7 bacaleg, Demokrat 35 bacaleg, Perindo 25 bacaleg, PPP 16 bacaleg, PAN 35 bacaleg, PSI 15 bacaleg, Partai Berkarya 18 bacaleg, PBB 10 bacaleg dan terakhir PKB dengan 30 bacaleg.

"Totalnya ada 412 bacaleg yang didaftarkan parpol, terdiri 243 laki-laki dan 169 perempuan," ungkap Kuswanto.

Meski begitu, menurut Kuswanto, sejumlah parpol yang telah mendaftarkan bacalegnya, setelah dilakukan verifikasi belum semua memenuhi syarat kelengkapan. Mereka masih harus melengkapi persyaratan tersebut dimasa perbaikan.

Bagi bacaleg parpol yang telah terdaftar namun persyaratannya belum lengkap setelah dilakukan verifikasi, maka sesuai tahapan hasil verifikasi akan diumumkan tanggal 19-21 Juli 2018. Sedangkan masa perbaikan persyaratan bacaleg yang tidak lengkap, dimulai tanggal 22-31 Juli 2018

"Beberapa syarat yang ditemukan belum ada seperti, surat keterangan terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu kemudian Surat Keterangan Catatan Kriminal (SKCK) yang asli, bukan fotokopi legalisiran," pungkas Kuswanto.


Kontributor: Sapto Nugroho
Editor: Martin
Share this Article :

Video Presiden Jokowi Bersama Keluarga Masuk ke Dalam Ka'bah Saat Ibadah Umroh

Berita Terbaru

Read More