Rekomendasi

Resmikan Tol Ruas Solo - Sragen, Jokowi Minta Rest Area Tidak Jual Makanan Produk Asing

Minggu, 15 Juli 2018 : 13.54
Published by Hariankota
BOYOLALI - Presiden Joko Widodo meminta di setiap rest area tol hanya menjual produk khas Indonesia. Baik berupa makanan khas atau souvenir. Hal itu disampaikannya saat meresmikan jalan tol ruas Solo - Sragen di pintu tol Ngemplak, Boyolali, Minggu ( 15/7/2018).

"Saya titip, rest area jangan sampai titik yang ada kegiatan ekonominya diisi merk asing. Jualanya bukan Mc Donald, KFC, Starbuck. Harus ada sate, soto, gule, gudeg, telur asin, batik, wedang ronde," kata Presiden.

Jokowi yang hadir didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR), Hadi Mulyono, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Suwarno,serta Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, memberi saran agar tiap rest area di jalan tol menggandeng kabupaten setempat maupun propinsi.

"Jangan sampai ada suara harga telur asin anjlok, jangan sampai ada yang merasa ditinggal karena pembangunan ini. Kita harus perkuat daya saing dengan keberpihakan pada brand lokal," tegas Jokowi.

Dengan telah diresmikannya tol ruas Solo - Sragen ini, Jokowi berharap pada Desember akhir tahun nanti, semua proyek infrastruktur jalan tol yang tersisa dapat diselesaikan. Untuk selanjutnya, pemerintah beralih pada pembangunan bidang Sumber Daya Manusia (SDM).

Ditambahkan, Menteri PUPR, Basuki Hadi Mulyono bahwa, ruas jalan tol Solo - Sragen yang diresmikan Presiden panjangnya mencapai 35 kilometer, dan merupakan bagian dari 8 proyek jalan tol ruas Pulau Jawa.

"Pembangunannya sudah dimulai dari tahun 2007 lalu, dengan operator PT Solo Ngawi Jaya. Investasi yang ditanam sebesar Rp 13,8 triliun. Direncanan seluruh pembangun selesai pada Desember 2018," tandasnya.


Kontributor : Sapto Nugroho
Editor : Ferizka Dini
Share this Article :

Berita Terbaru

Read More