Rekomendasi

Selain dituntut 42 bulan penjara, Pelaku Dugaan Money Politik Pilkada Karanganyar Terancam Denda Rp 200 Juta

Senin, 30 Juli 2018 : 19.12
KARANGANYAR - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar, menjatuhkan vonis 36 penjara kepada dua terdakwa, Sugeng dan Sarwo, dugaan kasus politik uang  dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Karanganyar tahun 2018.

Vonis majelis hakim ini, lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum, yang menuntut kedua terdakwa dengan tuntutan masing-masing 42 bulan penjara, serta denda Rp200 juta subsider dua bulan kurungan.

Dalam amar putusannya, Sugeng dan Sarwo, terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar  Pasal 187 A UU No. 10/2016 tentang Pilkada.

“ Kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 187 A UU No 10 tahun 2016 tentang Pilkada dan menjatuhkan putusan selama tiga puluh enam bulan penjara serta denda dua ratus juta rupiah, subsider dua bulan kurungan,” kata ketua majelis hakim Sri Haryanto, Senin (30/07/2018).

Menanggapi putusan majelis haim tersebut, Sugiono,  penasehat hukum kedua terdakwa,menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut.  Kepada sejumlah wartawan,Sugiono mengatakan,bahwa pertimbangan putusan majelis hakim tersebut, tidak lengkap.

 Menurut Sugiono,  kasus ini  sejak awal dikendalikan dan diarahkan oleh seseorang.

Menurut Sugiono, peemberian keterangan oleh lima orang saksi yang diajukan oleh pelapor, seluruhnya berdasarkan arahan dan pembekalan.

Hal ini, lanjut Sugiono, terbukti saat proses persidangan, dimana empat dari lima saksi mengakui jika dalam proses klarifikasi dan penyidikan memberikan keterangan berdasarkan arahan.

“Ini yang tidak dipertimbangkan majelis hakim. Untuk itu, kami pikir-pikir atas putusan majelis hakim tersebut,” ujarnya usai persidangan.

Sementara itu, jalannya sidang mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian Karanganyar.

Puluhan anggota terlihat berjaga-jaga, baik di luar maupun di area persidangan. Bahkan, usai sidang, tim jaksa penuntut umum, mendapat pengawalan ketat dari polisi.

Sebagaimana diketahui, kedua terdakwa yang merupakan relawan pasangan calon bupati nomer urut satu, dituduh membagikan uang sebesar Rp20.000 kepada warga menjelang pelaksanaan Pilkada karanganyar pada bulan Juni 2018 lalu.

Setelah melalui proses klarifikasi dan penyidikan, oleh Kejaksaan Negeri Karanganyar, kasus ini kemudian dilimpahkan ke Pengadilan Negeri untuk disidangkan.


Kontributor: Iwan Iswanda
Editor: Martin

Bagikan :

Video: Detik-detik Ledakan di Parkir saat Debat Capres ke-2 Berlangsung

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners