Rekomendasi

Sosialisasikan Empat Pilar, Rinto Subekti Tekankan Spirit Persatuan Serta Gotong Royong

Kamis, 26 Juli 2018 : 21.30
Published by Hariankota
SRAGEN - Anggota Komisi X DPR RI Rinto Subekti, mengatakan nilai-nilai empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara harus diaplikasi mulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga.

"Empat pilar ini harus kita awali dari kehidupan keluarga kita kemudian di lingkungan sekitar dan lingkungan sekolah," kata Rinto Subekti dalam rilis yang diterima hariankota.com, Kamis (26/7/2018).

Rinto Subekti menjelaskan tentang pentingnya warga memahami dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Pancasila adalah dasar negara yang paten untuk dijaga seutuhnya sebagai kekuatan NKRI," ujar Rinto yang juga Ketua DPW Partai Demokrat Jawa Tengah.

Ia mengatakan empat pilar merupakan pondasi bangsa. Dengan diadakannya sosialisasi ini, diharapkan para warga bisa menyerap materi tentang pilar-pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Empat pilar kebangsaan yang setelah dimaknai dan diketahui seluruh masyarakat Indonesia, harus benar-benar diterapkan," katanya.

Rinto mengatakan selama ini, nilai-nilai Empat Pilar MPR selalu disampaikan kepada masyarakat.

Rinto mengatakan sebagai wakil rakyat mereka ditugaskan untuk mensosialisasikan pilar-pilar kebangsaan.

Ini sudah sesuai ketentuan dalam Tata Tertib MPR RI Nomor 1/MPR/2014 tentang peraturan tata tertib MPR yaitu antara lain harus memegang teguh dan melaksanakan Pancasila serta melaksanakan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.


Dia mengatakan, setiap negara mempunyai pilar dan setiap negara tersebut pasti pilarnya berbeda.


Contohnya Indonesia memiliki empat pilar yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.


"Pilar ini bertujuan supaya Negara Indonesia tidak mudah terpecah belah dan runtuh dalam menghadapi berbagai masalah," tegas Rinto dihadapan warga dan tokoh masyarakat Jirapan.


Selain mendengarkan apa yang disampaikan Rinto, ratusan warga yang hadir di  Gedung pertemuan jos gandhos desa Jirapan Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen, itupun ikut berdiskusi secara interaktifi.


Menurutnya, gotong royong sebagai intisari Pancasila harus menjadi nafas berkehidupan dan bermasyarakat.


"Pembangunan desa akan lebih cepat bergerak maju jika warga juga menekankan pentingnya kerukunan antar warga dan membangun spirit gotong royong," ungkap Rinto.


Dia menekankan kepada masyarakat akan pentingnya gotong royong. Ditekankan Rinto, gotong royong bisa membuat pekerjaan di masyarakat menjadi lebih ringan.


"Gotong royong adalah intisari pengamalan pancasila. Dengan gotong rotong semua menjadi ringan dan kebersamaan menjadi spirit perjuangan menuju kemenangan," pungkas Rinto.


Reporter: Gunadi
Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More