Rekomendasi

Viral di Medsos, Ini Kediaman Muhammad Zohri Peraih Emas Kejuaraan Dunia Atletik di Finlandia

Kamis, 12 Juli 2018 : 23.51
Published by Hariankota
LOMBOK - Nama Indonesia langsung bergema saat pelari Muhammad Zohri menginjak kaki terlebih dahulu di garis finis dalam Kejuaraan Dunia 100 meter atletik International Association of Athelthic Federation (IAAF) 2018 di Finlandia.

Sontak, keberhasilan yang diraih Muhammad Zohri membuat bangga bangsa Indonesia. Apalagi saat bendera Merah Putih berkibar dan lagu Indonesia Raya berkumandang, rasa haru menyelimuti.

Berbagai ucapan terus mengalir. Termasuk dari Presiden Joko Widodo pun menyampaikan apresiasi yang setinggi-tinggi atas raihan prestasi yang ditorehkan pelari asal Nusa Tenggara Barat (NTB).

Namun, keberhasilan yang dicapai Muhammad Zohri di pentas internasional itu berbanding terbalik dengan kehidupannya sehari-hari.

Sebuah video yang diunggah akun Suryo Prabowo, dosen ilmu militer di Sesko TNI di media sosial menggambarkan rumah tinggal Muhammad Zohri di dusun Karang Pansor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Suryo pun menuliskan status berbunyi RUMAH sang JUARA DUNIA
lari 100 m Junior U20 th 2018, Lalu Muhammad Zohri alias Badok.

Dusun Karang Pansor
Desa Pemenang Barat
Kec.Pemenang Lombok Utara. NTB

Dalam unggahan tersebut, kediaman Muhammad Zohri sangat sederhana sekali. Berbeda dengan prestasi gemilang yang telah dicapainya di dunia internasional.

Tampak seorang perempuan menunjukan kondisi rumah. Dimana atap rumah hanyalah seng. Yang lebih memprihatinkan, dinding rumah yang terbuat dari anyaman bambu terlihat sudah dalam kondisi rusak.

Tak hanya itu saja, di dalam rumah hanya ada satu buah dipan (tempat tidur) dan lemari plastik. Dalam sekejap, unggahan itu disukai 29.011 dan mendapatkan komentar sebanyak 12.705.

Beragam komentar pun bermunculan. Salah satunya dari akun Joko Santoso Hadingrat yang menuliskan "Astaga. Air mata saya menitik, Dan. Zohri ini juara lari betulan. Bukan lari sambil menggondol uang BLBI, Kondensat atau uang rakyat. Jika 6 bulan ke depan rumahnya masih begini... sungguh mengenaskan," tulisnya sambil menyertakan E-motion kesedihan.

Komentar itupun mendapatkan tanggapan dari akun Raja Nibayak Sebayang, "Hadeh... Menpora kan ada, share ke Menporanya, trus Pemda nya dlu ditanyain sang juara ini udah brapa lama jd atlet, maaf bukan maksud mencela jangan pula karna dy sudah jd sang juara baru kehidupan dy disorot dan langsung di jadikan alat untuk membuat gaduh... Karna kalau masalah kehidupan para atlet nasional bukan saat ini saja yg kurang diperhatikan, masih ingat petinju Indonesia Elliyas pical.... Hadeh....," komentarnya.

Adapula yang berkomentar lebih baik uang untuk nyapres disumbangkan saja pada sang atlet.

"Ya betul itu kita sumbangan seikhlasx daripada dipakai tuk nyapresx wowo. Ini telah mengharumkan negara kita, sedikit bicara prestasi yg diukir," tulis sebuah akun Edi Setia.

Selain mengunggah rumah sang atlet, pemilik akun itupun menuliskan prestasi yang telah dicapainya. Diantaranya, Tahun 2017, 7 emas Kejurnas, Tahun 2018 Juara I (emas) atletik junior Asia 100 M di Jepang dengan catatan waktu 10.27 Detik. Juara Dunia Junior (emas) 100 M di Finlandia dengan catatan waktu 10.18 Detik.


Reporter: Gunadi
Editor: Gunadi
Share this Article :

Video Presiden Jokowi Bersama Keluarga Masuk ke Dalam Ka'bah Saat Ibadah Umroh

Berita Terbaru

Read More

Our Partners