Rekomendasi

Wow, Ini Keistimewaan Saat Gerhana Bulan, Planet Mars Ikut Terlihat

Jumat, 27 Juli 2018 : 08.02
Published by Hariankota
SUKOHARJO -  Fenomena alam langka, gerhana bulan total (GBT) atau biasa disebut blood moon (bulan darah) diprediksi akan terjadi akhir pekan ini, tepatnya pada Sabtu, 28 Juli 2018 dini hari mendatang.

Bahkan disebutkan merupakan GBT terlama sepanjang abad 21, dan dalam peristiwa nanti, planet Mars juga akan turut terlihat.

"Ini menjadi yang kedua tahun ini dimana kali pertama terjadi pada 31 Januari 2018 lalu. Namun, gerhana bulan total nanti (kedua) akan menjadi yang terlama, sekira 103 menit. Artinya, fenomena serupa ini baru bisa terlihat 100 tahun lagi, yakni, pada 9 Juni 2123 mendatang. Itupun tidak bisa diamati dari Indonesia," terang Kepala Pusat Astronomi Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam, Sukoharjo, AR Sugeng Riyadi, Kamis (26/7/2018).

Sugeng mengatakan, GBT kali ini berbeda dengan yang sebelumnya dimana bersamaan dengan Supermoon, yaitu, bulan berada pada titik lunar Perigee (jarak terdekat dengan bumi).

Sedangkan yang sekarang akan bertepatan dengan Minimoon. Karena pada saat fase purnama bertepatan atau hampir bertepatan, dengan saat Bulan menempati titik Apogee (titik jarak terjauh dengan bumi).

"Peristiwa mendekatnya Bulan dengan Bumi, ketika mendekat, jaraknya bisa hanya sekira 360.000 kilometer. Sementara pada pada titik apogee, jaraknya bisa mencapai 405.000 kilometer jauhnya," papar Sugeng.

Begitu istimewanya peristiwa GBT kali ini dikatakan Sugeng karena bulan tidak akan terlihat berwarna merah darah. Warna bulan akan dihiasi paras biru. Sapuan warna biru di paras bulan disebabkan adanya hamburan cahaya Matahari oleh molekul-molekul Ozon.

"Peristiwa ini akan menjadi lebih bisa diamati dengan baik karena gerhana bulan total Sabtu dini hari nanti, terjadi pada musim kemarau. Sehingga langit relatif akan lebih bersih tanpa awan, karena resiko tertutup mendung sangat kecil," katanya.

Terakhir, satu hal lagi di sebutkan Sugeng, langkanya peristiwa pada GBT kali ini adalah posisi planet Mars bertepatan jaraknya  berdekatan dengan bumi dalam 15 tahun terakhir. Jadi planet Mars akan terlihat  berdampingan dengan bulan di langit Indonesia.

Sebagai media pembelajaran kepada santri yang terhimpun dalam Club Astronomi Santri Assalaam, (CASA) PPMI Assalaam yang juga memiliki teropong bintang akan melakukan pengamatan saat GBT nanti.

"Penasaran, silahkan besuk Sabtu dinihari dibuktikan dengan datang ke DOM Astronomi Assalaam untuk ikut melihat," pungkasnya.


Kontributor: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More