Rekomendasi

Awas! Tiga Hari Kedepan Ombak Setinggi 4 Meter Terjang Perairan Indonesia

Jumat, 03 Agustus 2018 : 08.59
Published by Hariankota
JAKARTA -  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika kembali mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Indonesia.

Berdasarkan berdasarkan pantauan BMKG terdapat pola tekanan tinggi di wilayah Perairan Barat Australia, yang dapat memicu terjadinya peningkatan kecepatan angin Timuran dengan kecepatan 55km/jam melewati Samudra Hindia Barat Lampung hingga Selatan Jawa, Perairan Selatan Banten hingga Jawa Barat.

Deputi Meteorologi BMKG, Mulyono Prabowo sampaikan adanya peningkatan kecepatan angin Timuran, terdapat pula peningkatan ketinggian 'swell' di Selatan Jawa Timur hingga Bali yang mengakibatkan potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Indonesia khususnya di Perairan Barat Daya Sumatera hingga Selatan NTT

Kondisi ini diprakirakan masih terjadi hingga tanggal 05 Agustus 2018 sehingga masyarakat pesisir terutama para nelayan perlu mewaspadai gelombang tinggi.

Sehingga perlu diperhatikan dampak resiko yang timbulkan terhadap keselamatan pelayaran,” terang Prabowo.

Prabowo menerangkan bahwa untuk perahu nelayan sangat rentan terhadap kecepatan angin lebih dari 15 knots (27 km/jam) dan tinggi gelombang diatas 1.25 meter,.

Sementara itu, untuk kapal tongkang perlu mewaspadai risiko apabila terjadi potensi kecepatan angin lebih dari 16 knots (30 km/jam) dan tingggi gelombang diatas 1.5 meter.

Sedangkan di Perairan Sabang, Perairan Barat Aceh – Nias, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan P. Sumba – P. Sawu – P. Rote, Selat Sumba bagian Barat, Selat Sape Bagian Selatan,  Laut Sawu, Perairan Selatan Kupang perlu diwaspadai terjadi potensi tinggi gelombang 2.5 – 4.0 meter.

Prabowo juga sebutkan untuk kapal ferry yang biasa digunakan sebagai transportasi penyeberangan, sangat rentan jika terjadi kecepatan angin lebih dari 21 knots (39 km/jam) dengan ketinggian gelombang diatas 2.5 meter.

Sedangkan, bagi kapal yang berukuran besar, seperti kapal Kargo/Kapal Pesiair, berisiko untuk berlayar apabila terjadi peningkatan kecepatan angin lebih dari 27 knots (50 km/jam) dan tinggi gelombang diatas 4.0 meter.

"Untuk 3  hari ke depan (3 Agustus – 5 Agustus 2018), masyarakat dan kapal-kapal dihimbau mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga 6.0meter. Gelombang tinggi 4.0 – 6.0 meter berpeluang terjadi di Perairan Kepulauan Mentawai, Perairan Enggano – Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Perairan Selatan Banten – Jawa Timur, Perairan Selatan Bali hingga Sumbawa, Selat Bali – Lombok – Alas Bagian Selatan, Samudera Hindia Barat Mentawai hingga Selatan P. Sumbawa,” lanjut Prabowo.

Sementara itu, tinggi gelombang 1.25 – 2.5 meter berpeluang terjadidi Selat Malaka bagian Utara, Perairan Timur P. Simeulue – Kep. Mentawai, Selat Sunda Bagian Utara, Laut Timor, Perairan Selatan Flores danSelat Ombai, Laut Natuna Utara.

Perairan Kep. Anambas – Natuna, Perairan Timur Batam – P. Bintan, Perairan Utara Bangka – Belitung, Laut Natuna dan Selat Karimata, Laut Jawa, Selat Makasar, Perairan Kotabaru, Laut Sulawesi.

Sulawesi Kep. Sangihe – Talaud, Laut Maluku bagian Utara, Perairan Utara Halmahera, dan Samudera Pasifik Utara Halmahera hingga Papua Barat.


Reporter: Jumali
Editor: Gunadi


Share this Article :

Video Presiden Jokowi Bersama Keluarga Masuk ke Dalam Ka'bah Saat Ibadah Umroh

Berita Terbaru

Read More

Our Partners