Rekomendasi

Bantu Korban Gempa Lombok, RSO Dr Soeharso Kirim Tim Medis

Selasa, 07 Agustus 2018 : 18.30
Tim medis RSO Dr Soeharso Surakarta siap berangkat ke Lombok membantu penangganan korban gempa dengan membawa peralatan ortopedi lengkap (Foto Sapto Nugroho/hariankota)
SUKOHARJO - Rumah Sakit Ortopedi (RSO) Dr Soeharso Surakarta mengerahkan puluhan tim medis ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam tiga gelombang untuk membantu penanganan korban gempa bumi di wilayah tersebut.

Hal itu dikemukakan Direktur Medik dan Keperawatan RSO Dr Soeharso, Romaniyanto, didampingi Direktur Umum SDM dan Pendidikan RSO Dr Soeharso, R Safil Rudiarto H, kepada hariankota.com saat jumpa pers di aula RSO Dr Soeharso, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Selasa, (7/8/2018).

"Tim medis yang diberangkatkan jumlahnya sekira 50 orang terdiri, dokter spesialis, perawat bedah, perawat anastesi dan tim rehabilitasi medik. Disana kami akan bergabung dengan tenaga medis lainnya yang sudah lebih dulu tiba," terangnya.

Selain dari tenaga medis RSO Dr Soeharso sendiri, tim yang berangkat ke Lombok juga ada dari, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS), Rumah Sakit Dr Moewardi dan PABOI (Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia) Jawa Tengah.

"Besuk pagi (Rabu) yang akan berangkat dari Bandara Adisumarmo enam orang,. Ini merupakan gelombang pertama dengan membawa obat - obatan dan peralatan ortopedi lengkap. Meraka akan bertugas selama lima hari, untuk kemudian digantikan gelombang berikutnya," katanya.

Romaniyanto mengungkapkan, saat ini sekira 300 korban gempa masih menunggu untuk dilakukan operasi ortopedi. Mengingat keterbatasan fasilitas, informasi sementara yang didapat RSO Dr Soeharso, yang sudah menjalani operasi baru sekira 100 korban.

"Berdasakan laporan terakhir yang kami terima. Kebutuhan peralatan medis yang paling mendesak adalah orthopedic implant atau alat untuk menyambung patah tulang yang banyak diderita korban gempa. Makanya, ini sudah kami siapkan untuk dibawa," paparnya.

Selain melakukan operasi ortopedi dengan mengirim tim medis, RSO Dr Soeharso juga siap menangani rehabilitasi medik ortopedi kepada pasien korban gempa pasca operasi.

Menurut Romaniyanto, rehabilitasi medik bisa dilakukan seminggu hingga dua minggu setelah pasien menjalani operasi.

"Yang jelas, kami sudah siap tempur untuk membantu penangganan korban di sana (Lombok -Red). Kepada anggota tim medis juga sudah kami beri pemahaman bahwa misi kita untuk melayani bukan untuk dilayani, Jadi harus siap untuk mandiri. Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat," pungkasnya. 

Kontributor: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi
Bagikan :

Video: Detik-detik Ledakan di Parkir saat Debat Capres ke-2 Berlangsung

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners