Rekomendasi

Batal Terima Bantuan Keuangan, Puluhan Kelompok Masyarakat Desa di Sukoharjo Kecewa

Jumat, 31 Agustus 2018 : 19.55
SUKOHARJO - Sebanyak 31 kelompok masyarakat di Desa Gentan, Kecamatan Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo terpaksa gigit jari. Pasalnya, mereka dicoret dari daftar penerima dana bantuan keuangan (bankeu) Pemkab Sukoharjo.

Semula berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor 900/195/2018 tentang pemberian bankeu kepada pemdes se Kabupaten Sukoharjo TA 2018, 31 kelompok masyarakat tersebut, permohonan proposalnya di setujui, dan masuk dalam daftar penerima bantuan.

Namun menjelang pencairan, Bupati Sukoharjo menerbitkan SK susulan bernomor 900/300/2018 tentang pembatalan bankeu bagi 31 proposal, dimana kelompok masyarakat pemohonnya berasal dari Desa Gentan.

Salah satu warga yang juga Ketua RW 13, Desa Gentan, Sapto mengaku binggung bagaimana cara menjelaskan kepada warganya, karena, sebelumnya ia terlanjur melakukan sosialisasi bahwa pencairan bankeu kelompoknya akan digunakan membeli seperangkat sound system inventaris kampung.

"Warga kaget dengan informasi kalau proposal kami dibatalkan. Padahal sudah terbit SK pencairan. Lalu ada SK susulan pembatalan. Saat kami tanyakan alasannya tidak jelas," kata Sapto kepada hariankota.com, Jumat (31/8/2018).

Menurut Sapto, tak hanya warganya saja yang kecewa. Kelompok masyarakat calon penerima bankeu lainnya bahkan sudah ada yang terlebih dulu belanja menggunakan dana talangan untuk keperluan perbaikan masjid. Harapannya akan di ganti setelah bankeu cair.

Dari salinan SK pertama sebelum di batalkan yang diterima Sapto, dana bankeu yang merupakan aspirasi dari anggota DPRD Sukoharjo ini, diketahui besaran nilainya antara Rp 6,5 juta - Rp 16 juta dengan rincian penggunaan untuk berbagai fasilitas umum (fasum).

Menanggapi persoalan tersebut, anggota DPRD Sukoharjo, Moh Samrodin yang menjadi saluran aspirasi bankeu bagi 31 kelompok masyarakat yang dibatalkan ini, mengaku kaget dan kecewa.

"Kemarin saya intervensi saat sidang paripurna DPRD, mempertanyakan pencabutan SK bantuan. Tapi tidak ada tanggapan. Mereka (31 kelompok masyarakat -Red) harus mendapat penjelasan dari Pemkab Sukoharjo." kata Samrodin, saat dikonfirmasi.

Samrodin yang merupakan politisi dari PKS ini menyatakan, siap memfasilitasi warga untuk mengurus batalnya pencairan bankeu ke Pemkab Sukoharjo. Bahkan bila tidak mendapat penjelasan yang memuaskan maka juga siap melaporkan ke PTUN.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Gentan, Uke Kurniawan, membenarkan adanya pembatalan 31 calon penerima bankeu bagi kelompok masyarakat di wilayahnya. Hanya saja, atas batalnya bankeu tersebut, pihak desa tidak bisa berbuat banyak.

"Warga calon penerima bankeu yang batal, sudah kami kumpulkan untuk diberi penjelasan, bahwa pembatalan itu sepenuhnya keputusan Pemkab Sukoharjo. Namun, untuk lebih jelasnya, warga juga kami persilahkan menanyakan langsung ke Pemkab Sukoharjo," pungkasnya melalui sambungan telepon.

Kontributor: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners