Rekomendasi

Gelar Rekontruksi, Kuatkan Dugaan Mercy Sengaja Tabrak Pengendara Sepeda Motor Hingga Tewas

Rabu, 29 Agustus 2018 : 18.36
SOLO - Gelar rekontruksi tewasnya pengendara sepeda motor, AD 5435 OH, Eko Prasetio (28) setelah ditabrak mobil mewah Mercedez Benz (Mercy) makin menguatkan dugaan jika peristiwa itu bukan laka lantas biasa.

Dari 42 adegan rekontruksi yang digelar Rabu (29/8/2018), terkuak, jika Iwan Andranacus (40), Presiden Direktur pabrik cat PT Indaco, yang mengemudikan Mercy AD 888 QQ sengaja menabrak sepeda motor korban dari belakang.

Pantauan hariankota.combdi lapangan, rekontruksi yang dilakukan Polresta Solo dan dimonitor langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Solo, Teguh Subroto ini, diawali adegan percekcokan antara korban dengan pelaku di perempatan jalan RM Said / jalan MT Haryono.

Bermula saat kondisi lalu lintas macet dari arah timur ke arah barat menumpuk berhenti di perempatan jalan dikarenakan lampu pengatur lalu lintas sedang menyala merah.

Lantaran laju sepeda motor korban, kemungkinan hendak berbelok ke kiri terhalang mobil pelaku, maka, tepat dari balik kaca mobil, korban mengetuk lantas memaki pelaku yang berada di belakang kemudi.

Setelah itu disusul adegan dua penumpang mobil yang merupakan pengawal pelaku, keluar menghampiri korban yang berada diatas jok sepeda motornya. Oleh pengawal pelaku, korban lantas dipukul mengenai kaca penutup helmnya.

Atas perlakuan itu, korban membalas menghalangi mobil pelaku sebelum akhirnya berjalan sambil mengacungkan jari tengahnya, seakan menantang pelaku beserta pengawalnya.

Dan ujungnya, pelaku yang emosi melakukan pengejaran. Semula pengejaran terhadap korban tidak membuahkan hasil. Pelaku bersama pengawalnya lantas memutuskan pulang ke rumah di jalan Menteri Supeno.

Namun, sesampai didepan pintu rumah rupanya korban yang tinggal di komplek Aspol tak jauh dari rumah pelaku tengah melintas dan mendatangi pelaku. Adu mulut kembali terjadi disertai kaki korban menendang mobil pelaku sebelum pergi berlalu dari rumah pelaku.

Tak terima, pelaku lantas memerintahkan pengawalnya turun dari mobil untuk melakukan pengejaran dengan berlari. Sedangkan pelaku sendiri, putar balik mengejar dengan mobilnya.

Pada adegan tak jauh dari Mapolresta Solo, dua pengawal pelaku yang berlari, mencari korban di sekitar pertigaan ujung jalan KS Tubun sebelah utara, dekat Aspol. Adapun pelaku dengan mobilnya, nekat melawan arus jalan KS Tubun dari utara ke selatan.

Disaat mencari korban dengan menengok kanan kiri sembari mengemudi, mendadak pelaku berpapasan dengan korban diatas sepeda motornya yang keluar dari Aspol. Seketika, mobil langsung putar arah mengejar korban hingga akhirnya ditabrak dari belakang.

"Dari rekontruksi ini patut di duga faktor pemicu kejadian (Kamis, ,23 Agustus 2018 -Red) karena emosi keduanya," kata Kapolresta Solo Kombes Ribut Hari Wibowo usai rekontruksi.

Sedikitnya, 5 saksi sengaja didatangkan untuk adegan di jalan KS Tubun. Sedangkan untuk adegan lainnya, saksi yang di hadirkan ada 15 orang. Nanti, kata Ribut, hasil rekontruksi selanjutnya akan di analisa dan digunakan untuk mempercepat proses penyidikan.

Kontributor: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners