Rekomendasi

Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Malang KPK Bawa Dua Koper Besar

Kamis, 30 Agustus 2018 : 22.03
Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Malang KPK Bawa Dua Koper Besar (Foto: Midaada/hariankota)
KOTA MALANG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergerak mengembangkan kasus suap APBD Perubahan di Kota Malang pada anggaran tahun 2015 - 2016.

Guna mendalami kasus suap tersebut, penyidik KPK sepanjang hari Kamis (30/8 /2018) melakukan penggeledahan di beberapa rumah milik anggota DPRD Kota Malang.

Rumah yang terpantau pertama yakni rumah Sony Yudiarto yang beralamat di Jalan Ciliwung Gang I-A No 4-I Kota Malang.

Penyidik KPK datang sekitar pukul 10.00 WIB dan baru keluar sekitar pukul 13.00 WIB dari rumah politisi Partai Demokrat sekaligus Plt Wakil Ketua Dewan ini.

Lokasi kedua yang digeledah yakni rumah Mulyanto anggota DPRD asal fraksi PKB yang berada di Jalan S. Supriyadi Gang 8 Nomor 37 RT 13, Sukun, Kota Malang.

Baca Juga
Penyidik KPK yang tiba dengan tiga unit minibus Toyota Innova sekitar pukul 14.20 WIB langsung memasuki rumah dengan penjagaan ketat aparat kepolisian.

Penyidik baru keluar rumah sekitar pukul 15.30 WIB membawa dua koper besar berwarna hitam tanpa memberikan keterangan apapun ke media.

"Saya tidak tahu apakah ada barang yang diambil. Hanya disuruh duduk di luar untuk menyaksikan saja," ujar Bambang, Ketua RT 13, Sukun, Kota Malang, kepada media usai penggeledahan.

Menariknya dari dua rumah yang digeledah merupakan rumah kontrakan anggota dewan. Sony diakui tetangganya sudah menempati rumah kontrakan selama satu tahun.

"Sudah hampir setahun ini. Termasuk baru di sini," ungkap tetangga yang enggan menyebutkan namanya ini.

Sementara tetangga Mulyanto juga mengakui Mulyanto merupakan orang baru, dia baru tinggal sekitar dua tahun bersama istri dan tiga orang anaknya.

"Sekitar dua tahunan. Itu rumah ngontrak pemiliknya bernama Pak Rohani di gang sebelah sini," ungkap pria yang juga enggan menyebutkan nama ini.

Sebelumnya, kasus suap APBD-P Kota Malang tahun 2015 - 2016 menyeret sejumlah petinggi eksekutif dan legislatif di Kota Malang, mulai Wali Kota non-aktif Mochammad Anton, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pengawasan Bangunan Jarot Edy Sulistyo, hingga dua Ketua DPRD yakni M. Arief Wicaksono dan Ketua DPRD pengganti, Abdul Hakim.

Selain itu nama - nama anggota dewan di antaranya Yaqud Ananda Gudban, tiga wakil ketua DPRD Zainudin, Rahayu Sugiarti, Wiwik Hendri Astuti, Heri Pudji Utami, Mohan Katelu, Bambang Sumarto, Sukarno, Abdulrachman, Hery Subianto, hingga Salamet, juga sudah ditahan oleh KPK.


Reporter: Miadaada
Editor: Gunadi
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners