Rekomendasi

Kemenpar Hidupkan Kembali Manajemen Krisis Kepariwisataan

Senin, 06 Agustus 2018 : 21.43
Published by Hariankota
JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan 7 SR yang terjadi di Lombok dan Bali pada Minggu (5/8/2018) malam membuat Menteri Pariwisata, Arief Yahya meminta agar mengaktifkan kembali tim dari pusat krisis Kementerian Pariwisata untuk memantau daerah pariwisata usai gempa bumi.

Tim manajemen krisis kepariwisataan ini dipimpin oleh Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian pariwisata, Guntur Sakti.

"Nanti akan memantau 3A yakni akses, amenitas, dan atraksi yang terkait langsung dengan wisatawan nusantara dan mancanegara di Lombok dan Bali," jelas Arif yang dikutip dalam rilisnya, Senin (5/8/2018).

Meski guncangan gempa sangat besar, namun pasca gempa, akses ke bandara internasional Lombok dilaporkan dalam kondisi normal, dan tetap beroperasi seperti biasa. Hal yang sama juga terjadi di bandara internasional Bali Ngurah Rai tetap beroperasi dan kondisinya normal.

Kepada masyarakat di minta tetap tenang, jangan terpancing, jangan menyebarkan berita-berita hoax yang bisa mengakibatkan kepanikan pada masyarakat.

"Tidak banyak hoax, tidak menciptakan kepanikan, dan semua bisa melewati situasi ini dengan baik," lanjut Arief. Tak lupa juga, pihaknya juga turut prihatin dan berduka terkait musibah gempa bumi susulan di NTB dan Bali. Semoga semua aman dan terkendali.


Reporter: Rahayu
Editor: Rahayu
Share this Article :

Video Presiden Jokowi Bersama Keluarga Masuk ke Dalam Ka'bah Saat Ibadah Umroh

Berita Terbaru

Read More

Our Partners