Rekomendasi

Olah TKP Mercy Tabrak Pemotor di Solo Terjunkan Tiga Tim, Ayah Korban: Mohon Jangan Dipolitisasi

Jumat, 24 Agustus 2018 : 16.31
Olah TKP Mercy Tabrak Pemotor di Solo Terjunkan Tiga Tim, Ayah Korban: Mohon Jangan Dipolitisasi (Foto: Sapto Nugroho/hariankota)
SOLO - Kasus kecelakaan yang di duga sengaja dilakukan pengemudi mobil, Presiden Direktur pabrik cat, PT Indaco, Iwan Andranacus (31) dengan tujuan mencelakai korban seorang pengendara motor hingga tewas, mendapat perhatian serius dari Polda Jateng dengan menurunkan tim Traffic Accident Analysis (TAA) Dit Lantas untuk olah tempat kejadian perkara (TKP) di Solo.

Setidaknya, dari pantauan hariankota.com, Jum'at (24/8/2018), olah TKP yang berlangsung selama sekira 1,5 jam ini, Jalan KS Tubun, lokasi kejadian laka yang menyebabkan pengendara motor, Eko Prasetio (29) tewas, atau tepatnya sebelah timur pagar Mapolresta Solo, sementara waktu harus ditutup.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, kepada awak media usai olah TKP menyampaikan, ada tiga tim dari Polda Jateng yang dilibatkan dalam olah TKP. Selain Tim TAA Ditlantas, juga ada Tim Inafis dan Tim Labfor.

"Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Dan ini (olah TKP) menambah bukti yang kami perlukan, menambah pembuktian yang akan kami lakukan, dan memperkuat penyidikan yang sedang kami jalankan," kata Kapolresta.

Kapolresta juga menegaskan, keterlibatan tim dari Polda Jateng dalam penyidikan untuk menunjukkan, bahwa Polisi tidak main - main dalam menuntaskan perkara ini.

(Foto: Sapto Nugroho)
Disebutkan, meski secara resmi hasil olah TKP belum bisa disampaikan, namun dari apa yang dijalankan sesuai pasal yang di gunakan menjerat pelaku, yakni, 338 KUHP. "Semua yang bisa mendukung dalam penyidikan kami kerahkan dengan tujuan supaya berjalan secara profesional, transparan dan bisa di pertanggungjawabkan," tandasnya.

Selain menahan Iwan, pelaku yang sengaja menabrakkan mobilnya ini, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit mobil mewah, Mercedez Benz bernopol AD 888 QQ dan 1 unit sepeda motor matic AD 5435 OH yang semula dikendarai korban.

Sementara, saat rilis pada Kamis (23./8/2018) malam bersama Kapolresta Solo, Suharto, ayah korban, sepenuhnya meyerahkan penuntasan kasus ini kepada Polisi. Ia percaya bahwa Polisi akan berlaku adil dalam penyidikan.

Masih dalam suasana duka, Suharto juga meminta doa agar arwah putranya tenang di sisi Tuhan, dan kasus laka yang dalam waktu singkat telah menjadi perbincangan masyarakat luas ini, diminta agar jangan di besar - besarkan.

"Mohon jangan dipolitisasi dan dibesar-besarkan kasus ini. Biar anak kami ikhlas di sana," pungkasnya.

Kontributor: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners