Rekomendasi

Ombak Tinggi Terjang Perairan Indonesia, BMKG Ingatkan Pengunjung Pantai Waspadai "Rip Curent"

Jumat, 03 Agustus 2018 : 09.11
JAKARTA - Gelombang tinggi yang menerjang beberapa perairan di Indonesia dan merusakkan beberapa fasilitas di pesisir pantai.

Kepada masyarakat yang ingin menikmati keindahan pantai diharapkan agar selalu waspada dan utamakan keselamatan.

Deputi Meteorologi BMKG, Mulyono Prabowo mengmenghimbau bagi masyarakat yang sedang menikmati keindahan pantai agar waspada bahaya “Rip Current".

Rip current, atau arus balik, para pengunjung saat sedang bermain air di pantai harus waspada.  Karena arus ini bergerak sangat kuat dengan kecepatan tinggi dan nisa menyeret pengunjung ke tengah laut.

Para pakar BMKG menjelaskan Rip current merupakan arus balik yang terkonsentrasi pada sebuah jalur yang memecah zona empasan gelombang hingga melewati zona gelombang pecah.

Arus ini terbentuk jika gelombang datang dan menghempas garis pantai berbentuk cekungan. Pantulan gelombang yang mengenai pantai memunculkan sejumlah arus susur pantai yang kemudian bertemu dan memusat di tengah cekungan pantai.

Arus susur yang saling bertemu ini bergabung menimbulkan arus balik menuju tengah laut yang mengumpul pada suatu jalur arus hingga melewati zone gelombang pecah. Arus ini bergerak sangat kuat dengan kecepatan tinggi.

"Rip Current adalah arus kuat yang bergerak ke arah tengah laut atau samudera menjauh dari pantai, sehingga dapat menyapu perenang terkuat sekalipun," jelasnya.

Rip atau Back Current lanjut Prabowo terjadi karena adanya pertemuan ombak yang sejajar dengan garis pantai sehingga menyebabkan terjadinya arus balik dengan kecepatan tinggi hingga lebih 2m/detik, tergantung kondisi gelombang, pasang surut dan bentuk pantai.

“BMKG pun memberikan peringatan bahaya “RipCurrent” kepada masyarakat melalui media sosial,” tandas Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menghimbau kepada masyarakat, terutama masyarakat pesisir dan nelayan yang melakukan aktivitas di Pesisir Barat Sumatera, Selatan Jawa, Bali, NTB, NTT, serta wilayah perairan yang memiliki potensi gelombang tinggi, agar tidak memaksakan diri melaut serta tetap waspada dan siaga dalam melakukan aktivitas pelayaran.

"Untuk informasi lengkao masyarakat bisa  mengupdate informasi dari BMKG. Selain lewat website BMKG (www.bmkg.go.id), masyarakat juga bisa memantau akun media social @infobmkg serta melalui aplikasi mobile yang bisa didownload di Apple Store dan Google Play Store “infoBMKG” atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat," pungkasnya.


Reporter: Gunadi
Editor: Ferdinan
Bagikan :

Video: Sandiaga Uno Beri Sorban saat Bertemu Pendukung Jokowi

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners