Rekomendasi

Patung Garuda Wisnu Kencana, Ikon Baru Pulau Dewata

Sabtu, 04 Agustus 2018 : 19.00
Patung Garuda Wisnu Kencana (Foto: Kurniawan/hariankota)
DENPASAR - Pulau Dewata akan memiliki icon baru, yakni patung raksasa Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali yang akan segera diresmikan bertepatan dengan hari Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus mendatang.

Setelah menunggu hampir puluhan tahun lamanya akhirnya patung tersebut lengkap pengerjaanya. Sebuah mosaik berlapis emas mahkota patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Ungasan seberat 3,5 ton telah terpasang pada Minggu (20/5/2018) lalu.

Sebagai wujud syukur, ribuan orang hadir dalam acara syukuran patung GWK sudah rampung pengerjaanya.

Hadir juga Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan "insinyur" yang membidani pembangunan patung GWK, seniman besar I Nyoman Nuarta termasuk Menteri Pariwisata diwakili Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana, sampaikan ide awal pembuatan patung GWK disampaikan Nyoman Nuarta sekitar tahun 90 an. "Ada dua proyek besar kala itu, selain GWK dan satu lagi proyek di Tanah Lot," papar Pitana, Sabtu (4/8/2018).

Keberadaan patung GWK bermanfaat sebagai salah satu wahana peremajaan pariwisata Bali, yang berbasis pada budaya dan alam, juga karya manusia modern.

Nanti akan menjadi icon baru di Bali. Sama seperti Opera House maka kita akan bayangkan Sydney Australia, juga saat bicara Menara Eiffel maka kita akan bayangkan Perancis.

"GWK akan jadi new landmark, ikon baru pariwisata Bali. Selain itu kita ingin bangun community base tourism, pusat pertumbuhan pariwisata di sekitar areal GWK," lanjut Pitana.

Gubernur Bali Mangku Pastika mengakui jika proses pembuatan patung GWK ada banyak hambatan dan tantangan yang harus dilalui saat pengerjaannya.

Kendala itu dari segi teknis dannnon teknis termasuk juga masalah spiritual. Dirinya menyebut, ikut andil dan membantu dalam proses pembuatan pada tahun 2002 lalu.

Lokasi GWK sempat menjadi wilayah "tak bertuan". Sampai akhirnya menteri Pariwisata kala itu Joop Ave datang untuk meminta agar proses pembangunan bisa berjalan lancar.

"Kala itu almarhum Joop Ave (mantan Menteri Pariwisata) bersama Pak Nuarta (seniman I Nyoman Suarta dan Pak Ari datang menemui saya," jelas Pastika.

Keberadaan patung GWK diharapkan mampu mendongkrak kehadiran wisatawan. Terlebih lagi, pada bulan Oktober mendatang, Bali memiliki agenda besar menjadi lokasi pertemuan IMF. Banyak perwakilan negara asing yang mengirimkan delegasinya ke Bali.

"Nanti Kedepannya, semoga GWK bisa menjadi headquarternya (pusat) World Culture Forum. Konsepnya sudah ada, tinggal pelaksanaan saja," tutur Pastika. 

Reporter: Rahayu
Editor: Genta Wahyu
Bagikan :

Video: Sandiaga Uno Beri Sorban saat Bertemu Pendukung Jokowi

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners