Rekomendasi

Penolakan Reklamasi Teluk Benoa Makin Kencang Disuarakan Warga Bali

Sabtu, 25 Agustus 2018 : 20.08
Penolakan Reklamasi Teluk Benoa Makin Kencang Disuarakan Warga Bali (Foto: Kurniawan/hariankota)
DENPASAR - Aksi damai terkait penolakan reklamasi Teluk Benoa dan mendesak pembatalan Perpres Nomor 51 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan di gelar di depan Gedung DPRD dan Kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.

Koordinator Umum Forum Rakyat Bali (Forbali) Tolak Reklamasi, I Wayan Gendo Suardana, sebut ini hari terakhir berlakunya izin lokasi yang diterbitkan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Harapannya analisis dampak lingkungan (Amdal) terkait reklamasi Teluk Benoa tidak diloloskan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Sebab jika Kementrian LHK tidak menerbitkan izin lingkungan secara otomatis proyek reklamasi Teluk Benoa sudah dipastikan batal.

Elemen masyarakat yang menyuarakan penolakan mulai dari parkir timur Lapangan Niti Mandala Renon menuju ke depan Kantor Gubernur Bali.

"Sebenarnya inti dari aksi damai ini kami masyarakat Bali berharap itu (Amdal) tidak diloloskan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya,” ucapnya.

Ditengah aksi yang berlangsung di Kantor Gubernuran, perwakilan masyarakat memberikan dua piagam penghargaan kepada Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Pemberian piagam pada Pastika karena selama ini selama lima tahun kepmimpinannya selalu 'sabar' menghadapi demo warga yang menolak reklamasi Teluk Benoa.

"Kami persembahkan satu piagam penghargaan ke Made Mangku Pastika, dialah gubernur satu-satunya yang didemo selama 5 tahun dan bisa tegar didemo oleh rakyatnya," tutupnya. 

Reporter: Made Sugandha
Editor: Ferdinan
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners