Rekomendasi

Politisi Golkar Ungkap Perpecahan di Internal, Indikasi Koalisi Jokowi - Ma'ruf Amin Tak Solid?

Selasa, 21 Agustus 2018 : 23.10
Politisi Golkar Ungkap Perpecahan di Internal, Indikasi Koalisi Jokowi - Ma'ruf Amin Tak Solid?
KOTA MALANG - Koalisi Joko Widodo - Ma'ruf Amin telah mantap didukung oleh sembilan partai koalisi untuk maju sebagai Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (cawapres).

Namun dibalik itu, partai Golkar selaku pengusung Jokowi mengaku kecewa lantaran munculnya nama Ma'ruf Amin sebagai Cawapres. Menurut Dewan Pembina Partai Golkar, Fadel Muhammad, partai menginginkan nama sang ketua umum Airlangga Hartanto sebagai pendamping Jokowi.

"Kita sebenarnya mengharapkan dan berusaha agar (Ketua Umum) Golkar diambil (dipilih) jadi wapres (oleh Jokowi)," ungkapnya saat ditemui di Universitas Brawijaya, Selasa petang (21/8/2018).

Pihaknya mengaku sudah membuat gerakan - gerakan untuk mendukung Jokowi sebagai presiden ke seluruh Indonesia dengan ongkos yang tidak murah.

"Kita sudah bikin gerakan besar-besaran ke seluruh Indonesia, ongkosnya mahal, supaya ketua Golkar yang diambil. Tapi tidak, ternyata kita kecewa. Saya sebagai Dewan Pembina Golkar dan selama ini kita di DPR sudah mati-matian bela Jokowi, kita bela PDIP, saya berani bantah-bantahan soal ini," tegasnya.

Ia menambahkan tak semua elite partai Golkar sepakat untuk mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Hal ini karena figur Cawapres yang diusung Jokowi. Dirinya juga menyebut tantangan Presiden Jokowi jika terpilih sebagai presiden adalah dukungan di parlemen untuk lima tahun mendatang.

"Kecewa, Jokowi juga problem kalau lima tahun ke depan tidak dapat dukungan di parlemen, gimana dia. Jadi kita bilang ke Jokowi, ya sudahlah, kalau memang ambil Ma'ruf Amin, silakan," pungkasnya. 

Reporter: Midaada
Editor: Bagya Komang
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners