Rekomendasi

Puluhan Peserta Upacara HUT RI di Karanganyar dan Sukoharjo Pingsan Gara-Gara Belum Sarapan

Jumat, 17 Agustus 2018 : 14.56
Perserta upacara HUT RI di Karanganyar pingsan (Foto: Iwan Iswanda/hariankota)
KARANGANYAR - Puluhan peserta upacara detik-detik peringatan hari ulang tahun (HUT) RI ke 73 yang berlangsung di alun-alun Karanganyar, Jumat (17/08/2018), jatuh pingsan. Sebagian besar para peserta yang bertumbangan ini, berasal dari SMA/SMK yang ada di Karanganyar.

Pantauan hariankota.com, ada sekitar 90 perserta upacara yang meninggalkan barisan akibat kelelahan. Para siswa yang pingsan dan kelelahan ini, kemudian dirawat dan diminta istirahat di posko PMI yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono memimpin jalannya upacara (Foto: Iwan Iswanda/hariankota)
Suhu yang cukup panas ditambah para peserta yag tidak sarapan, membuat daya tahan tubuh menurun.

“Sebagian besar peserta upacara yang pingsan ini, karena tidak sarapan sebelum mengikuti upacara. Kita langsung melakukan perawatan, sedangkan yang kelelahan kita minta untuk istirahat.Meski banyak yang pingsan, namun tidak ada yang menjalani perawatan lanjutan di rumah sakit,” ujar Parno, salah satu petugas PMI.

Selain di Karanganyar, di Sukoharjo perserta upacara juga banyak yang jatuh pingsan (Foto: Sapto Nugroho/hariankota)
Kondisi sama juga terjadi di Sukoharjo. Upacara bendera memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 73 di alun - alun Satya Negara Kabupaten Sukoharjo, di warnai beberapa peserta bertumbangan. Ada yang jatuh pingsan, ada pula yang masih sadar dipapah teman-temannya keluar barisan.

Bertumbangannya peserta upacara yang di dominasi pelajar setingkat SMA / SMK ini, diduga karena sebelum berangkat mereka tidak sarapan. Selain itu, cuaca panas dilokasi upacara juga turut memicu turunnya stamina.

(Foto: Sapto Nugroho/hariankota)
Kepada hariankota.com, Arisdiyanto koordinator PMI Sukoharjo yang bertugas menanggani peserta upacara yang pingsan mengatakan, dari pengalamannya, rata - rata peserta upacara tumbang karena staminanya menurun (drop) dikarenakan belum sarapan pagi.

"Sebenarnya kami sudah sering memberikan himbauan. Seperti kegiatan hari ini, pada saat rapat koordinasi kami sampaikan kepada sekolah maupun instansi yang akan mengikuti upacara supaya dipilih yang kondisi fit. Atau setidaknya diberi sarapan terlebih dulu," ujarnya.

Meski masing - masing rombongan peserta upacara membawa makanan dan minuman, namun makanan berupa kue dan air mineral tersebut nampak disiapkan dipinggir lapangan ditengah pelaksanaan upacara.

"Jadi, kan nggak mungkin mengikuti upacara sambil makan. Kalau sekedar minum ndak masalah," katanya.

(Foto:Sapto Nugroho/hariankota)
Sedikitnya dalam upacara bendera dengan Inspektur Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya tersebut, sekira 60 petugas PMI disiagakan dipinggir lapangan dibantu tim dokter dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo.

Mereka dari belakang memantau barisan peserta upacara. Begitu ada yang keluar barisan atau jatuh pingsan, dengan sigap langsung mendekat untuk melakukan evakuasi dengan tandu.

"Begitu ada peserta upacara terlihat nggak kuat lagi berdiri atau pingsan, langsung di bawa ke tenda yang telah kami persiapkan. Bagi yang pingsan kami beri bau - bauan agar cepat siuman, untuk selanjut kami minta untuk istirahat,"imbuhnya.

Bimo, seorang peserta upacara yang mendapat pertolongan di tenda medis PMI mengakui, dirinya sebelum berangkat dari rumah memang belum sarapan pagi. “Tadi buru - buru berangkat dari rumah dan lupa sarapan pagi, mungkin itu penyebabnya saya ikut pingsan,” tutur siswa salah satu SMA di Sukoharjo ini. 

Kontributor: Iwan Iswanda dan Sapto Nugroho
Editor: Genta Wahyu
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners