Rekomendasi

Sadis, Bos Pabrik Cat, Sengaja Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas

Jumat, 24 Agustus 2018 : 08.58
SOLO - Hanya karena terbakar emosi setelah berselisih paham dengan sesama pengguna jalan, Iwan Andranacus (31), Presiden Direktur pabrik cat, PT. Indaco, yang berlokasi di Karanganyar, harus menjadi pesakitan di balik jeruji ruang tahanan Mapolresta Solo, Kamis (23/8/2018).

Iwan, warga Jalan Nakulo II, Jaten, Karanganyar yang juga memiliki rumah di Jalan Menteri Supeno, Solo ini, telah dengan sengaja, menyebabkan hilangnya nyawa seorang pengendara sepeda motor saat mengemudikan mobil Mercedez Benz bernopol, AD 888 QQ.

Dengan sadar, Rabu (22/8/2018) siang kemarin, sekira pukul 12.30 WIB, dijalan KS Tubun, tepatnya sebelah timur Mapolresta Solo, dia menabrak dari belakang sepeda motor matic, AD 5435 OH yang dikendarai Eko Prasetio (28), warga Jalan Mliwis III, RT 02 / RW 07, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, hingga korban tewas ditempat kejadian.

Informasi yang diperoleh hariankota.com, diawali sebelum kejadian, antara pelaku dan korban terlibat percekcokan di perempatan Jalan MT Haryono, Kelurahan Sambeng, Kecamatan Banjarsari.

Mobil yang dikemudikan pelaku (Iwan) dengan penumpang tiga orang didalamnya, saat hendak berbelok ke kiri terhalang sepeda motor yang dikendarai korban karena lampu pengatur lalu lintas menyala merah.

Seperti dituturkan Kasat Reskrim Polresta Solo, Kompol Fadli, korban yang mengenakan helm dipukul helmnya oleh salah satu penumpang dalam mobil yang sengaja turun. Diduga merupakan pengawal (bodyguard) pelaku.

Tidak terima dengan perlakuan tersebut, dari atas sepeda motornya, korban lantas membalas dengan menendang mobil pelaku dibagian kanan belakang. Melihat ulah korban, salah satu penumpang mobil pelaku, kemudian kembali turun hendak mengejar dengan cara berlari, namun tidak berhasil.

"Rupanya, perselisihan berlanjut. Setelah pelaku tiba didepan rumahnya di Jalan Menteri Supeno. Korban mengikuti dan kemudian kembali menendang mobil pelaku di bagian pojok belakang sebelah kiri.

Pelaku yang tidak terima atas kejadian itu, lantas sendirian mengejar korban dengan mobilnya, hingga akhirnya menabrak motor korban dari belakang," terang Fadli. Korban yang merupakan karyawan Rumah Sakit Kharima Utama, Kartasura bagian farmasi ini, usai di tabrak langsung terkapar dijalan dengan darah segar mengucur dari kepala.

Sementara, pelaku sempat mencoba melarikan diri, namun, tak berselang lama kemudian dapat tertangkap dan langsung diamankan petugas. Berdasarkan keterangan saksi mata, olah TKP dan rekaman CCTV yang ada, Fadli menyampaikan, peristiwa tersebut bukan kasus kecelakaan lalulintas.

Apa yang dilakukan pelaku dengan menabrakkan mobilnya adalah murni tindak pidana. Selain menahan tersangka, penyidik Satreskrim Polresta Solo juga mengamankan barang bukti berupa, 1 unit mobil Mercedez Benz dan 1 unit sepeda motor dalam kondisi rusak parah.

"Pelaku kami tetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan sesuai pasal 338 KUHP subsider pasal 351 ayat 3 KUHP, tentang penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia," kata Fadli.

Sesuai bunyi jerat pasal yang disangkakan, pelaku terancam pidana mati atau hukuman penjara seumur hidup, atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun. 

Kontributor: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners