Rekomendasi

Spanduk Tolak Kehadiran Neno Warisman di Haornas Mulai Muncul di Solo

Minggu, 26 Agustus 2018 : 19.51
Jelang acara Haornas yang digelar Warga Solo Untuk Indonesia Berdaulat, rencana akan hadirnya Neno Warisman disambut dengan spanduk penolakan (Foto Sapto Nugroho/hariankota)
SOLO - Spanduk penolakan rencana kehadiran Neno Warisman di Kota Solo dalam acara peringatan Hari Olah Raga Nasional (Haornas) 2018 dengan penyelenggara Warga Solo Untuk Indonesia Berdaulat mulai bermunculan di beberapa tempat.

Sedikitnya dari pantauan di lapangan, ada empat titik lokasi terpasang spanduk penolakan, baik kepada Neno maupun penolakan terhadap rencana kegiatan.

Ke empat titik itu berada di, Jalan Slamet Riyadi sekitar Sriwedari dan perempatan Gendengan, kemudian di Kotta Barat Banjarsari serta depan Pasar Jongke Laweyan.

Menanggapi munculnya spanduk tanpa identitas tersebut, koordinator penyelenggara kegiatan, Endro Sudarsono, saat dikonfirmasi hariankota.com, Minggu (26/8/2018) menyatakan, pihaknya tidak akan memusingkan diri untuk mencari tahu siapa yang memasang dan siapa pembuatnya.

"Biarlah itu menjadi ranah pihak kepolisian. Yang jelas, sesuai prosedur, rencana kegiatan telah kami beritahukan melalui surat kepada pihak - pihak terkait," terangnya sambil menunjukkan bukti tanda terima surat yang dikirim ke Polresta Solo, Dishub Solo dan Polsek Banjarsari.

Ustad Endro Sudarsono (Foto:Sapto Nugroho/hariankota)
Endro yang juga merupakan Sekjen Laskar Umat Islam Solo ini menampik jika rencana kehadiran Neno Warisman dan juga pentolan Band Dewa 19, Ahmad Dani dikaitkan aksi deklarasi 2019 Ganti Presiden.

Menurutnya, soal deklarasi itu sudah lewat. Jadi tidak perlu lagi di adakan.

"Kami rasional saja, kalau memang Bunda Neno dan Ahmad Dani bersalah, kenapa Polisi tidak lekas menangkap saja. Ini yang perlu disampaikan sebagai pendidikan politik kepada masyarakat, bahwa menyampaikan pendapat itu adalah hak setiap warga negara yang dilindungi undang - undang," tandasnya.

Disebutkan Endro, kegiatan yang dijadwalkan berpusat di Lapangan Kotta Barat pada, Minggu (9/9/2018) nanti, selain jalan sehat gratis dengan hadiah utama berupa ibadah umroh juga akan diselingi orasi oleh beberapa tokoh dan ustad.

"Ini sudah kami sampaikan kepada pihak kepolisian bahwa akan ada penyampaian orasi, turunkan harga sembako, BBM dan tarif listrik. Pada prinsipnya kegiatan kami selenggarakan dengan mengikuti aturan yang berlaku," jelasnya.

Menyinggung tentang keamanan kegiatan. Selain dari internal panitia, Endro sepenuhnya mempercayakan kepada pihak kepolisian sebagai pihak yang berwenang untuk membantu kelancaran jalannya acara, mengingat kegiatan peringatan Haornas merupakan keputusan pemerintah.

"Dalam surat pemberitahuan,dan permohonan rekomendasi kegiatan yang kami kirim kepada kepolisian, targetnya jumlah peserta sekira 1000 orang," pungkasnya.

Kontributor: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners