Rekomendasi

Tak Ada Masukan Masyarakat Soal Caleg di DCS, KPU Akan Tetapkan Jadi DCT

Minggu, 26 Agustus 2018 : 17.56
Tak Ada Masukan Masyarakat Soal Caleg di DCS, KPU Akan Tetapkan Jadi DCT (Foto: Iwan Iswanda/hariankota)
KARANGANYAR - Daftar Calon Legislatif Sementara (DCS) yang dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar, hingga batas akhir penyampaian tanggapan dan keberatan masyarakat, tidak ada masalah.

Keberadaan DCS anggota DPRD Karanganyar aman-aman saja. Padahal KPU Karanganyar telah memberikan tenggang waktu bagi masyarakat yang ingin memberikan masukan berupa keberatan terkait daftar nama yang tertera dalam DCS.

Namun sampai saat ini ternyata DCS tersebut aman-aman saja. Batas akhir keberatan atas caleg ini mulai 8 Agustus 2018 sampai 12 Agustus 2018 lalu.

Komisioner KPU Karanganyar Divisi Teknis, Muhammad maksum, ketika dihubungi hariankota.com melalui telepon selularnya, mengatakan, karena tidak ada keberatan dari masyarakat terkait DCS tersebut maka KPU bisa memastikan mereka akan ditetapkan menjadi Daftar Caleg Tetap (DCT).

Menurut Muhammad Maksum, saat ini ada 443 bacaleg dari 486 yang masuk DCS bakal dipastikan untuk lolos dalam daftar calon tetap (DCT). “KPU belum menerima laporan masyarakat. Insya Allah DCS ini akan ditetapkan sebagai DCT pada tanggal 20 September mendatang,” kata Muhammad maksum, Minggu (26/08/2018).

Hal yang sama dikatakan ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Karanganyar yang baru, Nuning Ritwanita. Saat dihubungi hariankota.com melalui telepon selularnya, Nuning mengaku belum menerima laporan dari masyarakat soal DCS yang dirilis oleh KPU ini.

“Hingga masa tanggapan masyarakat berakhir, kami belum menerima laporan,” ujarnya singkat. Sebagaimana diberitakan hariankota.com sebelumnya, dari jumlah awal pengajuan bakal calon anggota legislative (Bacaleg) setelah perbaikan sejumlah 486 orang.

Setelah dilakukan verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebanyak 443 Bacaleg dinyatakan memenuhi syarat (MS). Dari jumlah bacaleg yang diajukan oleh Parpol dan telah dilakukan verifikasi, 25 orang mundur, 12 orang tidak memenuhi syarat (TMS).

Dari 12 bacaleg yang dinyatakan TMS tersebut, 6 orang diantaranya TMS karena dalam daerah pemilihan (Dapil) tidak terpenuhi ketentuan minimal 30% perempuan.

Kontributor: Iwan Iswanda
Editor: Bagya Komang
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners