Rekomendasi

Univet Bantara Dorong Pemanfaatan Sumber Daya Lokal Menuju Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 26 Agustus 2018 : 12.00
Univet Bantara Dorong Pemanfaatan Sumber Daya Lokal Menuju Kemandirian Pangan Nasional (Foto: Sapto Nugroho/hariankota)
SUKOHARJO - Kalangan perguruan tinggi prihatin, sebagai negara agraris, Indonesia masih belum mampu mandiri dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok pangan. Tingginya ketergantungan terhadap bahan pangan impor ini dinilai sebagai sebuah ironi.

Hal itu disampaikan Rektor Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo, Ali Mursyid, kepada hariankota.com, usai membuka Seminar Nasional yang membahas tema Pemanfaatan Sumber Daya Lokal Menuju Kemandirian Pangan Nasional di Hotel Syariah Lor Ini, Sukoharjo.

"Tema ini kami angkat sebagai bentuk keprihatinan atas banyaknya peredaran bahan pangan impor di pasar - pasar tradisional. Apakah mungkin, kondisi ini terjadi karena petani kita belum sepenuhnya mengintroduksi tentang pemanfaatan teknologi. Lantas, apa yang mesti dikerjakan. Ini yang menjadi bahasan dalam seminar," terang Rektor.

Dengan narasumber yang cukup mumpuni di bidangnya, Rektor optimis, seminar dengan peserta sekira 11 perwakilan perguruan tinggi ini akan membuahkan manfaat dan gagasan baru yang bisa disumbangkan kepada pemerintah.

Setidaknya, ini merupakan salah satu sumbangan perguruan tinggi kepada negara, menuju kemandirian pangan nasional.

"Selama ini, petani kita kurang menguasai dalam memanfaatkan teknologi untuk mengangkat nilai bahan pangan lokal diluar beras. Misalnya seperti singkong, jika diolah dengan teknologi, tentunya bisa menjadi bahan pangan lokal yang juga bisa bernilai impor tinggi. Jangan hanya dijadikan gaplek (sejenis makanan tradisional) saja," ujar Rektor.

Sementara, Dekan Fakultas Pertanian Univet Bantara, Yos Harinta menambahkan, seminar nasional kali ini merupakan penyelenggaran yang ke 5, Fakultas Pertanian Univet Bantara.

Tiga narasumber yang dihadirkan adalah profesor dibidang masing - masing yakni, Eni Harmayani dari Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Mukhtar Arifin dari Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip, serta Teti Sugiarti dari Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura.

"Tujuan seminar ini, sejalan dengan visi, misi, sasaran dan tujuan Fakultas Pertanian yang telah disepakati bersama. Dalam konteks persaingan global, kami harus mampu berperan sebagai pendorong daya saing dengan cara melakukan perubahan paradigma," ujarnya.

Selain itu, lanjut Yos, kegiatan seminar juga berkontribusi kepada kampus untuk pengembangan dalam bidang penelitian yang tidak berhenti pada upaya penciptaan dan pengembangan ilmu pengetahuan saja.

"Jadi, nantinya ukuran keberhasilan dari kegiatan seperti ini, selain dari hasil nyata dalam bentuk penulisan jurnal ilmiah, tentu juga harus memberi manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.

Kontributor: Sapto Nugroho
Editor: Rahayu
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners