Rekomendasi

Antisipasi Rusuh, Kokam Solo Raya Siap Kawal Aksi 9 September

Selasa, 04 September 2018 : 16.23
Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sukoharjo, Eko Pujiatmoko (foto Istimewa)
SUKOHARJO - Mengantisipasi berlanjutnya gelombang penolakan yang di khawatirkan menganggu pelaksanaan Aksi 9 September, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) se Solo Raya akan menurunkan anggotanya untuk membantu mengamankan jalannya kegiatan.

Salah satu daerah yang siap mengirimkan anggota Kokamnya adalah dari Kabupaten Sukoharjo, dimana menurut keterangan Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sukoharjo, Eko Pujiatmoko, pengerahan berdasarkan instruksi dari Komandan Kokam Jawa Tengah tertanda Muh Ismail.

"Sesuai intruksi, kami diminta berpartisipasi memberangkatkan anggota Kokam untuk membantu pengamanan demi suksesnya acara," kata Eko saat di hubungi hariankota.com, Selasa (4/9/2018).

Intruksi keterlibatan Kokam dalam kegiatan yang akan di gelar di Kotta Barat, Solo, Minggu,(9/9/2018) nanti, menurut Eko juga telah disampaikan ke seluruh Komandan Kokam di Solo Raya (Solo, Sukoharjo, Sragen, Karanganyar, Wonogiri, Klaten dan Boyolali).

Nantinya Kokam se Solo Raya tugasnya adalah menjaga aset Sumber Daya Manusia (SDM) atau tokoh Muhammadiyah, Ulama, dan umat islam yang terlibat dalam kegiatan.

"Total junlah anggota Kokam Sukoharjo saat ini ada 500 personil, namun kami hanya di minta menyiapkan sebanyak 200 personil saja. Nanti akan bergabung dengan anggota Kokam lainnya yang datang dari wilayah Solo Raya," jelas Eko.

Baca Juga:

Selain itu, Eko mengatakan, tidak menutup kemungkinan tokoh reformasi Amin Rais juga akan ikut ambil bagian dalam acara jalan sehat yang digagas Warga Solo Untuk Indonesia Berdaulat memperingati Hari Olah Raga Nasional tersebut.

"Untuk jadwal Pak Amin Rais, kami belum bisa memastikan karena sampai sekarang masih terus dilakukan koordinasi. Termasuk berapa jumlah personil Kokam yang akan dikirim, juga masih fluktuatif mengikuti dinamika koordinasi yang dilakukan setiap hari," terang Eko.

Terpisah, Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo, Wiwoho mengatakan, secara kelembagaan Muhammadiyah tidak akan melibatkan diri dalam aksi 9 September.

Namun begitu, pihaknya juga tidak bisa melarang jika ada kader yang ikut serta. "Untuk terlibat langsung, kami tidak ikut karena Muhammadiyah tidak akan masuk dalam ranah poltik praktis," katanya.

Namun tidak dipungkiri, adanya keterlibatan Kokam yang berpartisipasi untuk pengamanan yang dikatakan Wiwoho, salah satu alasannya karena ada kehadiran Mustofa Nahrawardaya (aset SDM Muhammadiyah). Sedangkan untuk rencana kehadiran Amin Rais,belum bisa dipastikan.

Kontributor: Sapto Nugroho
Editor: Jumali
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners