Rekomendasi

Ayah Bayi Bermata Satu dan Tanpa Hidung Itu Menggendong Jenazah Anaknya Pulang ke Rumah

Jumat, 14 September 2018 : 19.50
Ayah Bayi Bermata Satu dan Tanpa Hidung Itu Menggendong Jenazah Anaknya Pulang Ke Rumah (Syah Rangkuti/hariankota)
MANDAILING NATAL - Kesedihan mendalam dirasakan Tatang Triyanto (40). Bagaimana tidak, selain putri perempuan yang baru lahir memiliki kelainan, Tatang pun kehilangan putri tercintanya selamanya.

Itu yang dirasakan oleh Tatang saat menggendong jenazah putri tercintanya pulang kerumahnya. Tak henti-hentinya Tatang mencium buah hatinya.

Tatang tak menduga profesi sebagai penambang emas ilegal di daerah huta bargot wilayah Madina yang di kenal tano sere atau tanah emas berdampak terhadap kehamilan istrinya.

"Setahu saya Tatang dan keluarganya yang datang dari pulau jawa dan ia bekerja di tambang emas masyarakat di huta bargot" kata Iswadi Nasution (40), warga kelurahan kayu jati, kecamatan panyabungan Kabupaten Madina, tetangga Tatang Triyanto, saat ditemui hariankota.com, saat di temui di lingkungang RSUD Panyabungan, Jumat malam (13/09/2018).

Memang khawatir warga panyabungan akan kelahiran bayi aneh itu adalah suatu dampak dari penggunaan bahan cairan Mercury atau yang sering di sebut oleh warga Madina Quik.

"Dugaan kita kejadian seperti ini adalah dampak dari penggunaan cairan kimia di pertambangan sana, ini yang kita takutkan dan harus kita waspadai sejak dahulu," tambah Iswadi yang merupakan Tokoh Masyarakat di Panyabungan.

Menurut Iswadi, sejak adanya tambang emas yang menggunakan cairan yang diduga berbahaya itu, isu kelahiran Bayi yang aneh itu sudah menjadi rahasia umum di kalangan masyarakat madina tapi masih sangat terselubung, baik dari penyakit yang aneh-aneh yang di alami masyarakat di daerah pertambangan.

Tapi yang paling menggegerkan warga Madina adalah, setelah lahirannya bayi yang bermata satu itu anak kelima dari pasangan suami istri Tatang Triyanto dan Suryanti,

"Seperti yang di katakan kepala dinas kesehatn madina tadi, jangan-jangan ini dampak dari mercury itu, tapi beliau juga tidak bisa memastikan secara positif karena bukan bidang dia," sebutnya.

Iswadi Lebih lanjut, "kita hanya bisa berandai-andai tapi ini semua kita serahkan kepada sang pencipta alam semesta, dan ini kita anggap saja sebagai teguran yang sangat besar bagi kita semua ummat manusia ini," tandasnya.

Reporter: Syah Rangkuti
Editor: Gunadi
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners